29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Nasehat seorang ibu pada anaknya, Renungan akhir tahun 2018 dari meja redaksi www.timurmerdeka.com

  • Bismillahi Rahmani Rahiim…

Sudah berusaha dan bekerja keras.
Sudah Sholat yang lima waktu.
Sudah Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan Berdo’a.
Tetapi masih miskin juga.
Jangan merasa MALU apalagi protes pada Allah SWT

Berikut jawaban seorang ibu pada anaknya : 

#Ibu, mengapa kita miskin?

@Nak, hidup ini seperti jalan-jalan di Supermarket, semua orang boleh memilih dan membawa barang apa saja yang Dia inginkan. Siapa yg membawa sepotong roti maka Dia harus membayar harga sepotong roti. Siapa yg membawa tiga potong roti maka Dia pun harus membayar tiga potong roti.

@Kita tak mungkin membawa apa-apa karena Kita tidak punya uang untuk membelinya, dipintu kasirpun Kita tak akan diperiksa. Kita dibiarkan jalan begitu saja, begitu pula kelak di Hari Kiamat.

@Disaat orang-orang kaya antri menjalani pemeriksaan untuk dimintai pertanggung jawaban. Saat orang-orang kaya ditanya tentang darimana hartanya mereka peroleh dan kemana hartanya mereka gunakan.

@Kita dibiarkan terus berjalan tanpa beban, lebih enak – bukan !? Apakah engkau masih juga belum bisa menerima.

@Anakku, jika Kita memang ditakdirkan menjadi orang miskin maka berpikirlah sesaat. Setelah kematian itu datang maka kemiskinan seketika itu juga akan sirna.

@Wahai anakku, buah hatiku, permata hatiku : Berpikirlah positif. Boleh jadi jika Kita kaya apalagi kaya raya dan punya jabatan – belum tentu Kita bisa lebih bertakwa pada Sang Khaliq. Mungkin juga dengan kemiskinan ini, Kita akan lebih mudah sampai ke Syurga Allah SWT.

@Jangan pernah minder karena kaya dan miskin bukanlah ukuran Mulia dan Hinanya manusia. Tetaplah berprasangka baik pada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala. Jangan suka iri, cemburu, pamer kekayaan, riya dan sifat buruk lainnya yang tidak disukai Allah SWT.

@Jangan bertanya, tentang kehendakNYA – Pembagi Nikmat. Mungkin jatah untuk Kita masih tersimpan di Syurga, menunggu kita Siap menerimanya.

@Ingatlah apa yg disampaikan Rasulullah SAW Bahwa : “sesungguhnya kekayaan itu bukan terletak pada banyaknya harta benda tetapi pada hati dan ketenangan jiwa”.

Semoga nasehat seorang ibu pada anaknya tersebut diatas dapat memberi manfaat untuk Kita semua di tahun 2019. Aamiinn… Ya Rabbil ‘Aalaminn…!!??

Salam redaksi.

%d blogger menyukai ini: