21 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Tsunami Banten, Korban Tewas Terbanyak Ditemui di Empat Hotel Ini

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id  

Jumlah korban tewas sementara akibat tsunami di Selat Sunda hingga siang ini mencapai 168 orang. Tsunami yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, menerjang wilayah Banten dan Lampung Selatan.

Warga mengais barang diantara reruntuhan di villa Tamaro yang porak poranda diterjang tsunami di Pantai Carita, Pandeglang, Banten, Minggu, 23 Desember 2018.

© VIVA Warga mengais barang diantara reruntuhan di villa Tamaro yang porak poranda diterjang tsunami di Pantai Carita, Pandeglang, Banten, Minggu, 23 Desember 2018.

Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan lokasi penemuan jenazah korban terbanyak ada di empat hotel di Banten.

“Lokasi yang terdapat korban terbanyak di Hotel Mutiara Carita Cotage, Hotel Tanjung Lesung Panimbang, Kampung Sambolo Carita dan Hotel Stevany Carita,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal dalam keterangannya, Minggu, 23 Desember 2018.

Menurut Iqbal sampai saat ini tim gabungan TNI, Polri, SAR, relawan dan masyarakat masih melakukan evaluasi dan mengidentifikasi korban.

“Prioritas utama kami adalah mengevakuasi korban baik yang masih hidup atau meninggal,” katanya.

Iqbal menjelaskan, Kapolri bersama Dankor Brimob, Kakorlantas dan beberapa pejabat utama Polri termasuk dirinya sedang menuju ke lokasi bencana.

“Ribuan personel sudah diterjunkan. Keselamatan menjadi nomor satu dan ini adalah tugas pokok kepolisian,” sebutnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan merujuk keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tak ada gelombang tsunami susulan.

“Masyarakat yang trauma mereka ada di tempat ketinggian. Berdasarkan informasi BMKG, Insya Allah tidak ada gelombang susulan lagi,” jelas Tito saat meninjau lokasi tsunami di Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu, 23 Desember 2018.

Menurutnya, pihak aparat TNI-Polri sudah mengerahkan personelnya untuk membantu evakuasi dan bantuan.

“Kita juga sudah berikan bantuan, dari panglima TNI juga sudah menurunkan personelnya. Jalan yang tertutup beton, pohon tumbang, sedang kita bersihkan,” ujarnya.(Hardani Triyoga,Bayu Nugraha)

%d blogger menyukai ini: