29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

“Bantuan Mendiang George HW Bush Membuat Saya Sukses dan Bahagia”

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaMantan Presiden AS, George HW Bush, melambaikan tangan kepada kerumunan massa di Stadion TEDECU, November 2015 di Houston, Texas. Bob Levey/Getty Images

Pria Filipina yang masa kecilnya menjadi sahabat pena mendiang mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George HW Bush akhirnya buka suara.

Selama hampir satu dekade, Timothy Villalba masih tidak yakin jika pengirim surat bernama George Walker merupakan George Herbert Walker Bush, presiden ke-41 AS.

Dia akhirnya yakin setelah salah seorang teman menandainya di media sosial sebuah artikel menceritakan bocah bernama Timothy yang dibantu Bush Senior selama 10 tahun.

“Dari sekian banyak anak yang bisa dia bantu, dia memilih say,” kata Timothy yang kini berusia 25 tahun kepada ABS-CBN Jumat (21/12/2018).

Bush Senior menjadi sponsor bagi Timothy melalui yayasan Compassion International pada 2001 di mana saat itu, dia masih berusia tujuh tahun.

Dengan pekerjaan ibunya sebagai staf binatu, Timothy mengaku dukungan dari program yang diterimanya sangat membantu mengangkat beban keluarganya.

Setiap anak yang terpilih di program itu bakal mendapat pakaian maupun kebutuhan sekolah menggunakan uang yang dikirim oleh sponsor mereka.

Uang tersebut juga bisa mereka pergunakan untuk membeli makanan saat Natal maupun perayaan ulang tahun. Mereka juga menjadi sahabat pena bagi sponsor itu.

Timothy mengaku keluarganya kehilangan surat Bush. Namun dia masih mengingat beberapa surat itu. Salah satunya adalah ketika Bush memperkenalkan diri.

“Saya hanyalah pria tua berusia 77 tahun namun saya suka anak-anak. Kita belum pernah bertemu tapi saya sudah menyayangimu,” tulis Bush.

Dia menuturkan tak mengetahui isi surat yang ditulis Bush. Namun dia sangat karena surat-surat itu ditulis dengan tangan.

Karena merupakan mantan orang nomor satu di negara adidaya dunia, Bush tidak bisa menyatakan dirinya demi alasan keamanan Timothy juga.

Namun dalam suratnya, mantan presiden yang berkuasa pada 1989-1993 itu selalu memberikan petunjuk tentang jati dirinya.

Timothy mengingat dia pernah mendapat surat dari Bush soal Gedung Putih dan seekor anjing, di mana Bush berkata anjing itu sudah bertemu banyak orang hebat.

Dia berujar salah satu hadiah paling berkesan yang diterimanya dari Bush adalah pensil, pena, serta krayon setelah dalam surat dia menyebut suka menggambar.

“Saya sangat bahagia bisa mendapat perangkat mewarnai itu karena bentuknya yang besar. Saya sampai memamerkannya di sekolah,” kenang Timothy.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaInilah Timothy Villalba, pria Filipina yang saat masa kecilnya dibantu mendiang Presiden Amerika Serikat George HW Bush.Timothy Villalba via ABS-CBN

Ketika akhirnya dia berumur 17 tahun dan lulus dari program, pasangan Larry dan Angie Lathrop mengunjunginya di sekolah.

Mereka kemudian membawanya ke Taman Wisata Air Manila, dan memberitahunya siapa identitas sponsornya. Timothy mengaku sangat terkejut.

“Mereka bertanya apa saya mengingat George Walker. Mereka bertanya lagi ‘apa kau bakal percaya jika orang yang berkomunikasi denganmu adalah mantan Presiden AS?’,” ucap Timothy.

Kini setelah dia mendapat banyak permintaan wawancara media, Timothy mengaku sangat diberkati dan tak bisa berkata apa-apa selain mengucapkan terima kasih.

Dengan usianya yang menginjak seperempat abad, Timothy berprofesi sebagai sekretaris kota dan sudah mempunyai putri.

“Saya sudah menikah dan punya anak. Bantuan yang dia berikan, bagi saya, membuat saya menjadi orang sukses dan bahagia,” tutur Timothy bangga.

Satu-satunya penyesalannya adalah dia tidak bisa bertemu Bush Senior. “Saya harap saya bisa bertemu dengannya saat dia masih hidup,” bebernya.

George HW Bush meninggal dalam usia 94 tahun pada 30 November, dengan pengumuman wafatnya diumumkan sang putra George Walker Bush yang juga mantan Presiden AS.

Editor: Ardi Priyatno Utomo

Sumber: ABS-CBN

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: