29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Mantan Presiden Argentina Bakal Diadili Terkait Skandal Korupsi

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Pengadilan federal memutuskan untuk menyeret mantan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner ke meja hijau atas kasus korupsi.

Melansir BBC, Jumat (21/12/2018), perempuan berusia 65 tahun itu dituduh menerima jutaan dollar dalam bentuk uang suap dari pengusaha selama 12 tahun.

Kirchner yang sekarang menjadi senator, membantah telah melakukan pelanggaran tersebut. Dia mengklaim, tuduhan itu bermotif politik.

Meski kebal terhadap hukuman penjara sebagai senator, dia masih dapat dituntut.

Setelah mempelajari keputusan pengadilan, Kirchner menyerang pemerintahan Presiden Mauricio Macri.

“Di mana putusan itu akan dibuat? Semua atas permintaan dan dibuat oleh Macri,” katanya.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaMantan presiden Argentina (2007-2015) dan yang kini menjabat senator, Cristina Kirchner, menghadiri acara irst World Critical Thinking Forum di Buenos Aires, Rabu (19/12/2018). (AFP/EITAN ABRAMOVICH)

Skandal korupsi ini terungkap melalui catatan yang disimpat oleh Oscar Centeno, seorang sopir penjabat pekerjaan umum antara 2005-2015.

Dalam buku catatannya, Centeno menulis tentang pengiriman uang tunai dari bos-bos konstruksi kepada pejabat pemerintah. Menurut jaksa, uang tersebut berjumlah sekitar 160 juta dollar AS.

Pada Agustus lalu, tiga dari rumah milik Kirchner telah digeledah pihak berwenang sebagai bagian penyelidikan kriminal.

Belasan orang, termasuk pengusaha dan mantan pejabat pemerintah, ditangkap setelah buku catatan tersebut diseragkan oleh pihak berwenang oleh surat kabar La Nacion awal tahun ini.

Kirchner dan mendiang suaminya yang juga mantan presiden Argentina, Nestor, diduga telah menerima jutaan dollar uang suap dari para pengusaha sebagai imbalan proyek besar.

Nestor Kirchner meninggal karena serangan jantung pada 2010. Dia merupakan presiden Argentina pada 2003-2007. Setelah itu, istrinya menjabat sebagai presiden hingga 2015.

AFP melaporkan, Presiden Argentina saat ini belum berkomentar mengenai kasus tersebut.

Meski jauh dari skandal korupsi, Macri dihadapi oleh krisis ekonomi yang membuat nilai tukar peso anjlok 50 persen.

Dia juga telah mendapat pinjaman 56 miliar dollar AS atau sekitar Rp 811 miliar dari IMF untuk mengeluarkan Argentina dari berbagai masalah.

Editor: Veronika Yasinta

Sumber: BBC,AFP

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: