30 November 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Sering Pencet Klakson Mobil, Awas Airbag Keluar

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id 

Klakson merupakan salah satu fitur penting di kendaraan. Gunanya untuk melakukan komunikasi dengan kendaraan ataupun pengguna jalan lain. Namun penggunaannya pun tak boleh berlebihan. Karena salah-salah bisa menimbulkan potensi sengketa di jalan raya.

Direktur Safety Defensive Cosultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan, cara yang benar mengklakson agar tak mengganggu orang lain adalah membunyikan dengan sewajarnya. Cukup menekan satu atau dua kali tergantung situasi, karena fungsi klakson untuk berkomunikasi di jalan raya.

Airbag

© VIVA Airbag

“Berakibat negatif jika klakson berlebihan, karena dapat menyinggung orang lain. Intinya kalau tidak perlu enggak usah dan teknik menekannya cukup pakai jempol, tidak boleh ditekan terlalu dalam atau dikarate,” ujarnya saat ditemui di Jakarta.

Dikatakannya, memang tak ada aturan tertulis menggunakan klakson berlebihan disebut sebagai suatu pelanggaran. Tetapi tetap saja harus ada tata kramanya. Karena yang dikhawatirkan, lanjut dia, ketika menekan terlalu dalam atau terlalu kencang tombol klakson, sensor airbag di setir akan bereaksi.

Airbag berpotensi ngembang jika kecepatan tangan menekan klakson sampai 35 kilometer per-jam. Karena sensor airbag bukan hanya di depan mobil tapi di setir. Airbagngembang tidak hanya diakibatkan benturan depan dengan objek dalam skala kencang,” tuturnya. (yns/Rendra Saputra,Jeffry Yanto Sudibyo)

%d blogger menyukai ini: