29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Tangis Istri Meledak Mandala Shoji Divonis 3 Bulan Penjara

Berita ini diberdayakan untuk tabloidbintang.com

Istri Mandala Shoji, Maridha Deanova Safriana tidak mampu menahan air mata saat majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membacakan vonis terhadap suaminya. Presenter yang calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan.

Mandala Shoji  di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (TEMPO)

© tabloidbintang.com Mandala Shoji di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (TEMPO)

“Telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pemilu, dengan sengaja menjanjikan materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta pemilu secara langsung atau tidak secara langsung,” ucap Hakim Ketua Desbenneri Sinaga, Selasa, 18 Desember 2018.

Ketika hakim membacakan vonis, Maridha Deanova yang duduk di kursi peserta sidang langsung menundukkan kepala sambil terisak. Kedua telapak tangan diletakkan menutup wajah. Suara tangis Maridha Deanova meledak saat Mandala Shoji menghampiri dari kursi terdakwa. Sang istri lantas memeluk Mandala Shoji.

Mandala Shoji memberi tanggapan terhadap vonisnya. “Saya berusaha membela yang benar, karena saya tahu saya benar. Membela yang benar itu akan selalu dihalang-halangi oleh orang-orang yang kriminaslisai,” ucap Mandala Shoji.

Hakim juga menjutuhkan vonis kepada calon anggota DPRD DKI Jakarta asal PAN, Lucky Andriani. Keduanya dianggap bersalah melakukan tindak pidana pemilihan umum sesuai dengan Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf juncto UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kasus ini berawal saat Mandala Shoji dan Lucky Andriani melakukan tatap muka dengan warga di Pasar Gembrong Lama Jakarta Pusat pada Jumat, 19 Oktober 2018. Dalam kunjungan itu, keduanya didampingi oleh tim sukses yakni Zaki Almuzaki, Muhammad Farhan Mubina, dan M Abdul Rahim.

Anggota tim sukses memberikan kupon umroh yang dicetak dan membagikan hadiah umroh kepada peserta kampanye. Peserta kampanye yang menerima kupon umrah yang bergambar foto Mandala dan Lucky bernama Novi Wulandari dan Devi Marlina.

Kasus ini membuat Mandala Shoji merasa dikriminalisasi. Menurutnya, banyak pihak yang berusaha menjatuhkan. “Kita tahu DPR RI ini saingannya berat. Bisa dibilang DKI II ini dapil (daerah pemilihan) neraka. Mereka takut bersaing secara fair,” kata Mandala Shoji.

Dia mengatakan, hasil survei terhadap dirinya sebagai calon legislatif cukup tinggi. Menurutnya, hasil itu membuat partai lain ketakutan. “Walaupun saya dari partai oposisi saya akan berjuang,” kata dia.

Mandala Shoji dan kuasa hukumnya akan mengajukan banding. Mandala juga mengatakan bahwa panitia pengawas Pemilu dan Badan Pengawas Pemilu terasa seperti mencari-cari kesalahannya. “Saya akan berusaha untuk tuntut Panwaslu, Bawaslu ke pengadilan,” kata Mandala Shoji.

%d blogger menyukai ini: