22 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Tak Paham Hukum, Alasan Inneke Belikan Mobil buat Kepala LP Sukamiskin

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id

Selebritas Inneke Koesherawati memaparkan asal-usul pemberian mobil Mitsubishi Triton kepada mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Bandung, Wahid Husen.

Mobil itu, kata Inneke, sebenarnya atas permintaan suaminya, Fahmi Darmawansyah, yang menjadi narapidana di Lapas Sukamiskin. Sang suami berniat memberikan mobil itu kepada Wahid, meski tak paham betul alasannya.

Selebriti Inneke Koesherawati, suami narapidana Fahmi Darmawansyah, setelah bersaksi untuk mantan kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Bandung, Jawa Barat, Rabu, 19 Desember 2018.

© VIVA Selebriti Inneke Koesherawati, suami narapidana Fahmi Darmawansyah, setelah bersaksi untuk mantan kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Bandung, Jawa Barat, Rabu, 19 Desember 2018.

Inneke berterus terang sempat merasa janggal atas permintaan suaminya itu. Sebab biasanya, tiap dia akan berkunjung, sang suami meminta dibawakan makanan, kadang obat, lain waktu baju. Tetapi satu kali itu malah memintanya membeli mobil yang akan diberikan kepada Wahid.

Dia meyakini, permintaan suaminya itu murni atas dasar demi berbuat baik karena dia memahami sang suami memang orang baik.

“Jadi, buat saya, dia [Fahmi Darmawansyah] karakternya adalah orang baik, bisa berbuat baik untuk orang yang baik,” kata Inneke saat bersaksi untuk Wahid Husen di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Bandung, Jawa Barat, Rabu, 19 Desember 2018.

Inneke mengaku sempat mempertanyakan alasan Fahmi ingin memberikan mobil kepada Wahid. Fahmi, katanya, menjawab bahwa Wahid adalah orang baik dan layak mendapatkan timbal balik. Namun, dia tak sempat terpikir atau menyadari bahwa pemberian itu melanggar hukum.

“Kebetulan saya rumah tangga yang tidak paham hukum. Yang saya tahu, suami saya cerita kalau Pak Wahid ini orang baik. Suami saya ini akan membalas kebaikan orang. Jadi saya, oh, ya, oke saja,” katanya.

Atas berbagai fasilitas istimewa dan kemudahan izin berobat ke luar lapas itu, Wahid menerima sebuah mobil jenis Mitsubishi Triton berwarna hitam yang diberikan oleh Fahmi.

Pemberian itu berawal dari pembicaraan antara Andri Rahmat dan Wahid Husen di ruang kerjanya di lantai dua Lapas Sukamiskin pada April 2018. Saat itu, Andri memijat Wahid yang sedang mencari-cari informasi melalui internet tentang mobil jenis double cabin 4×4.

Lalu, Andri menawarkan diri, jika Wahid menginginkan mobil jenis itu, dia dapat menyampaikannya kepada Fahmi. (art/Mohammad Arief Hidayat)

%d blogger menyukai ini: