29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Demokrat Sebut Coat Tail Effect Cuma Dinikmati PDIP-Gerindra

Petinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin
Berita ini diberdayakan untuk VIVA.CO.ID

VIVA – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Demokrat, Amir Syamsudin, mengatakan hasil survei Indikator coat tail effect hanya dinikmati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerindra. Karena kedua partai ini telah memunculkan nama Jokowi dan Prabowo sebagai calon Presiden dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Saya bersyukur partai kami belum menentukan sikap. Dan kami tidak juga akan dapat efeknya, masih ada di posisi enam sekian persen yang persis sama seperti 2014,” kata Amir di kantor Indikator, Jakarta, Kamis, 3 April 2018.

Mantan Menteri Hukum dan HAM ini menambahkan partainya masih belum bisa menentukan sikap final terkait Pilpres 2019. Saat ini, Partai Demokrat masih berpikir untuk mengusung capres dari kader sendiri yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Demokrat tetap pada posisinya saat ini. Bahwa kami yakin akan ada ada faktor game changer yang bisa mengubah peta,” katanya.

Karena menurutnya, dinamika politik saat ini masih belum terkunci. Dan masih ada kemungkinan semua yang disampaikan dalam survei bisa berubah setiap saat.

“Dan mungkin saja ada calon alternatif atau poros ketiga, kenapa tidak,” tegasnya.

Selain itu menurutnya pemilu serentak yang akan dilakukan pertama kali pada 2019 mendatang tak akan menguntungkan Partai Demokrat, bila partai ini terlalu cepat mengumumkan kandidat calon presiden.

“Kita merasakan tidak ada manfaat signifikan saat sudah mencalonkan secara dini. Dan tampaknya menjalankan pemilu serentak ini kalau boleh saya katakan, itu menyandera demokrasi karena sistem pemilu serentak yang harusnya terpisah dengan ambang batas presiden,” katanya.

%d blogger menyukai ini: