timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

© Disediakan oleh Kompas.com Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menjadi orang pertama divaksinasi Covid-19 di Sulsel, Kamis (14/1/2021).

Ini Pengalaman 9 Kepala Daerah Disuntik Vaksin Covid-19, Mengaku Tegang hingga Rasanya Seperti Digigit Semut

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com
Oleh; Rachmawati

© Disediakan oleh Kompas.com Ilustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil.

KOMPAS.com – Beberapa kepala daerah menjadi orang yang pertama di wilayahnya yang menerima suntik vaksin Covid-19 pada Kamia (14/1/2021).

Masing-masing kepala daerah memiliki pengalaman berbeda saat disuntik vaksin. Seperti yang dialami Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak.

Ia mengaku tekanan darahnya sempat naik saat diperiksa petugas sebelum menerima vaksin.

Sementara Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengaku tidak merasakan efek samping selain rasa “clekit” seperti digigit semut.

Berikut pengalaman enam kepala daerah saat disuntik vaksin yang berhasil dirangkum oleh Kompas.com.

1. Emil mengaku tekanan darahnya naik

© Disediakan oleh Kompas.com Wagub Jatim disuntik vaksin Covid-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/1/2021).

Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak mengaku sempat tegang sebelum disuntik vaksin Covid-19 pada Kamis (14/1/2021).

Akibatnya, tekanan darahnya sempat naik saat diperiksa petugas sebelum menerima vaksin.

“Mungkin karena pertama dan banyak dilihat media, jadi tensi sempat naik dari biasanya. Tensi saya saat diukur 133 biasanya 110,” kata Emil usai vaksinasi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis.

Ia mengatakan ketegangan juga dialami sejumlah pejabat Pemprov Jatim yang lain menerima vaksin Covid-19.

Mereka adalah Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, dan Dirut RSU dr Soetomo, juga tegang.

Setelah 30 menit disuntik vaksin, Emil Dardak mengaku tak merasakan apa pun.

“30 menit saya rasakan belum ada reaksi apa pun,” jelasnya.

2. Wagub Jabar Uu nyaris gagal divaksin

© Disediakan oleh Kompas.com Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat bercengkrama dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di sela penyuntikan vaksin tahap I di rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Kamis (14/1/2021).

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku sempat tegang saat hendak disuntik vaksin Covid-19.

Tensi darahnya mendadak naik melebihi 140/90 mmHg. Akibatnya, ia pun sempat diminta dokter menenangkan diri hingga tensi darahnya normal.

“Tidak bisa dipungkiri persyaratan akan melaksanakan vaksinasi itu salah satu persyaratannya adalah tekanan darah harus normal,” ujar Uu.

“Saat saya datang ke sini ada sedikit tegang, karena memang sebelumnya saya tidak biasa kalau ke dokter atau ke rumah sakit seramai ini,” katanya.

Untuk mencairkan ketegangan, Uu berbincang dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

“Saya istirahat, ngobrol-ngobrol. Alhamdulillah tensi saya normal lagi, 129,” ucapnya.

Dalam foto dokumentasi yang dikirimkan Humas Pemprov Jabar ke Kompas.com, tampak Gubernur Jabar Ridwan Kamil bercanda sembari memegang punggung Wagub Jabar, agar rileks sebelum disuntik vaksi

Usai disuntik, Uu pun diminta menunggu selama 30 menit untuk melihat reaksi dari vaksin tersebut.

“Di suntik tidak terasa, karena memang jarumnya kecil,” kata Uu.

“Setelah disuntik menunggu 30 menit karena ada reaksi dari medis, tetapi saya dengan pak Sekda tidak ada reaksi apa-apa sampai hari ini.”

3. Wabup Semarang: Seperti digigit semut

© Disediakan oleh Kompas.com Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mendapat vaksin Covid-19.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjadi orang pertama yang mendapat vaksin Covid-19 di Kabupaten Semarang.

“Kalau rasanya ya biasa cuma ‘clekit’ seperti digigit semut, tapi tidak gatal,” jelasnya di Puskesmas Ungaran, Kamis (14/1/2021).

Sebelum divaksin, Ngesti mengisi formulir pendaftaran dan pencocokan data.

Dia juga menjalani serangkaian tes mulai dari tekanan darah hingga suhu tubuh.

“Ada 16 pertanyaan terkait kondisi tubuh seperti pernah terpapar Covid-19, serangan jantung, diabetes. Alhamdulillah saya dalam kondisi sehat. Jadi bisa lanjut vaksin,” ungkapnya.

4. Bupati Sleman: enggak terasa

© Disediakan oleh Kompas.com Bupati Sleman Sri Purnomo saat disuntik vaksin di Puskesmas Ngemplak 2.

Bupati Sleman Sri Purnomo menjadi orang pertama penerima vaksin di Puskesmas Ngemplak, Kabupaten Sleman, Kamis (14/2/2020).

Tadi dimulai dengan cek suhu, kemudian cek gula darah dan ketika semua memenuhi kami kemudian divaksin,” ujar Sri Purnomo.

Sri Purnomo menjalani vaksinasi sekitar pukul 10.50 WIB. Proses vaksinnya cepat dan tidak terasa sakit.

“Ketika divaksin tadi rasanya ketika dirasakan itu seperti digigit semut, clekit begitu,” ungkapnya.

Menurutnya, proses vaksinasi dengan cara disuntik di tangan kiri.

“Setelah itu dipengang-pegang (di lokasi yang disuntik) juga enggak terasa. Dulu waktu kecil pernah divaksin cacar ya seperti itu,” tegasnya.

Setelah menunggu 30 menit, Bupati Sleman Sri Purnomo mengaku tidak merasakan adanya efek samping.

5. Gubernur Sumsel tidak merasakan apa-apa

© Disediakan oleh Kompas.com Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melakukan penyuntikan vaksin perdana di Puskesmas Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, Kamis (14/1/2021).

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengikuti proses vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Kamis (14/1/2021).

Setelah dinyatakan sehat dan tensi darah normal, Herman langsung menuju meja ketiga untuk penyuntikan vaksin.

Saat penyuntikan berlangsung, Herman pun terlihat tenang dan tidak menunjukkan ekspresi wajah yang signifikan.

Setelah selesai ia mengambil sertifikat sebagai bukti telah menjalani vaksinasi Covid-19. Setelah 30 menit berlalu, Herman mengaku tidak merasakan apapun pasca disuntik vaksin.

“Ternyata selama ini yang menjadi pertanyaan masyarakat, apa rasanya divaksin, jujur saya katakan tidak ada rasa apa-apa, nyeri atau sakit. 30 menit usai masa observasi tidak ada dampak yang terasa,” kata Herman saat memberikan keterangan langsung kepada wartawan.

6. Wagub Sulsel: jarumnya kecil

© Disediakan oleh Kompas.com Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menjadi orang pertama divaksinasi Covid-19 di Sulsel, Kamis (14/1/2021).

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman jadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Sulawesi Selatan.

Tidak hanya itu, dia juga jadi satu-satunya pejabat yang divaksin pada hari ini, Kamis (14/1/2021).

Pasalnya, sejumlah pejabat yang direncanakan untuk menerima vaksin tidak memenuhi syarat setelah menjalani skrining dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman tampak menerima suntikan vaksin Sinovac dengan tenang.

“Alhamdulillah, jarumnya kecil. Tidak sebesar yang saya kira, jadi tidak terasa,” ujar Andi Sulaiman usai divaksin di Rumah Sakit Dadi Makassar, Kamis.

7. Gubernur Kalsel: seperti vaksin sebelum berangkat haji

© Disediakan oleh Kompas.com Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor divaksinasi Covid-19 bersama beberapa unsur Forkompinda di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (14/1/2021).

Gubernur Kalimantan Selatan ( Kalsel) Sahbirin Noor menjadi orang yang pertama penerima vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi sendiri berlangsung di Gedung Mahligai Pancaila, Banjarmasin pada Kamis (14/1/2021). Sahbirin mengaku tidak ada efek samping apapun setelah mengikuti vaksinisasi.

“Rasanya sama seperti vaksin sebelum kita berangkat haji,” ujar Sahbirin, Kamis.

Usai divaksin, Sahbirin menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersedia divaksin agar bisa kebal terhadap virus Covid-19.

“Ini adalah cara yang Insya Allah akan membawa kita lebih nyaman dan menghambat laju perkembangan Covid-19 di wilayah kita,” jelasnya.

Sahbirin berharap seluruh kepala daerah di Kalsel mendahulukan diri disuntik vaksin sebagai contoh agar nantinya seluruh masyarakat bisa mengikuti.

“Karena kita memimpin rakyat. Rakyat harus bisa diberikan contoh teladan khususnya untuk vaksin ini,” pungkasnya.

8. Gubernur Bali: ngeri-ngeri sedap

© Disediakan oleh Kompas.com Gubernur Bali I Wayan Koster menjalani pemeriksaan sebelum divaksin Covid-19, di RSBM, Denpasar, Kamis (14/1/2021).

Gubernur Bali Wayan Koster jadi yang orang pertama di Pulau Dewata yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac.

Vaksinasi dilakukan di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), Denpasar, Kamis (14/1/2021).

Setelah disuntik vaksin, Koster mengaku rasanya sedikit sakit.

“Sedikit sakit, saya sendiri terus terang dari kemarin malam memang agak ngeri-ngeri sedap, agak tegang,” kata Koster, Kamis (14/1/2021).

Koster mengatakan, dirinya menjadi yang pertama disuntik untuk meyakinkan masyarakat bahwa kebijakan vaksinasi adalah yang terbaik guna menjaga imunitas dan memperkuat kekebalan tubuh untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

“Tapi ternyata tadi berkat diiringi doa dan semua niat baik untuk menjalankan kebijakan ini untuk meyakinkan masyarakat bahwa kebijakan vaksinasi ini adalah yang terbaik,” kata Koster.

9. Gubernur Jateng: sehat, bagas, waras

© Disediakan oleh Kompas.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disuntik vaksin Covid-19 di RSUD Tugurejo, Semarang, Kamis (14/1/2021)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi orang pertama yang disuntik vaksinasi Covid-19.

Penyuntikan vaksin Sinovac tersebut berlangsung di RSUD Tugurejo, Kota Semarang, Kamis (14/1/2021).

Setelah memastikan kondisi kesehatannya mendukung untuk divaksin, Ganjar lantas bergegas menuju ke meja berikutnya untuk menjalani penyuntikan vaksin.

Sesampainya di meja ketiga, Ganjar langsung disambut oleh dr. Zulfachmi Wahab sebelum disuntik vaksin.

“Bismillahirahmanirahim…,” kata Ganjar.

Tak lama, Ganjar pun menerima suntikan di lengan sebelah kiri sekaligus menandakan sebagai orang pertama menjalani vaksinasi Covid-19 di Jateng.

“Loh sudah, Alhamdulillah sehat, bagas, waras,” ucapnya.

“Tidak apa-apa biasa saja, Rasanya kayak digigit semut,” ujarnya usai divaksinasi.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Achmad Faizal, Dendi Ramdhani, Dian Ade Permana, Wijaya Kusuma, Aji YK Putra, Andi Muhammad Haswar, Imam Rosidin, Riska Farasonalia| Editor : Dheri Agriesta, Aprillia Ika, Dony Aprian, Abba Gabrillin, Teuku Muhammad Valdy Arief, David Oliver Purba, Khairina)

%d blogger menyukai ini: