25 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Buang Sampah ke Laut, Menteri Susi: Kalau Perlu Tenggelamkan

© Republika/Iman Firmansyah Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti sedang melakukan sesi wawancara bersama Republika di kantor Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Jakarta, Selasa (17/4).

Berita ini diberdayakan untuk MSN.COM dan REPUBLIKA.CO.ID

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku marah bila melihat ada sampah di laut.

“Saya sering di laut, kalau pas jadi menteri seperti sekarang mungkin seminggu atau minggu sekali di laut. Maka kalau lihat sampah plastik di laut langsung sampai ubun-ubun,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Kamis, (26/4).

Menurutnya, orang yang membuang sampah di laut harus diberi sanksi. “Kalau perlu tenggelamkan,” tegas Susi.

Ia menilai, masyarakat perlu diedukasi agar tak menggunakan plastik. Di masyarakat, kata ia, masih ada pikiran kalau daun itu sampah tapi plastik bukan.  “Lalu plastik bekas shampo atau sabun di kamar mandi, pikirnya bukan sampah tapi barang bagus yang disimpan. Kalau sudah banyak, lalu dibuanglah ke laut,” tuturnya.

Susi mengungkapkan, saat ini Indonesia merupakan negara dengan kontribusi sampah terbesar kedua di laut. Posisi pertama ditempati oleh Cina.”Kita harus kampanyekan terus menerus tidak pakai plastik. No plastic anymore,” ujarnya.

Di KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), kata dia, ingin diberlakukan denda penggunaan plastik namun ternyata harus megajukan ke Kementerian Keuangan dulu.

“Kantor pemerintah ini payah, mau berbuat baik tapi susahnya setengah mati. Jadi sekarang kalau ketahuan omelin langsung saja nanti,” tegas Susi.

%d blogger menyukai ini: