1 November 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Fakta Soal Joko, Cleaning Service di Kejagung, dan Rekening Rp 100 Juta

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com
Oleh; kumparanNEWS

© Disediakan oleh Kumparan Tanda dan bendera rusak terlihat setelah kebakaran di Kejaksaan Agung di Jakarta. Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Penyelidikan dan penyidikan terkait kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang terjadi pada bulan Agustus lalu, terus berjalan. Sebanyak 131 saksi diperiksa Bareskrim Polri.

Sejumlah fakta mulai dikumpulkan mengenai apa yang terjadi pada malam kebakaran tersebut. Dalam penyelidikan, ditemukan juga beberapa kejanggalan yang dianggap menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus penyidik Polri.

Cleaning Service Miliki Rekening Rp 100 Juta

© Disediakan oleh Kumparan Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah api yang membakar gedung utama Kejaksaan Agung di Jakarta, Minggu (23/8/2020) dini hari. Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO

Anggota Komisi III DPR F-PDIP, Arteria Dahlan, sempat menyoroti tentang seorang cleaning service bernama Joko, yang memiliki rekening lebih dari Rp 100 juta. Cleaning service tersebut, menurutnya, disebut ada di gedung yang terbakar saat itu.

“Apa benar, dicek rekening uangnya di atas Rp 100 juta,” ujar Arteria dalam rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Kamis (24/9).

Menanggapi hal tersebut, Burhanuddin menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri. Ia menyatakan informasi cleaning service yang diduga memiliki rekening di atas Rp 100 juta tengah didalami penyidik Bareskrim.

“Informasi adanya rekening, rekening ini sudah didalami penyidik Bareskrim soal rekening Rp 100 juta yang tidak sesuai dengan pendapatannya ini sudah mulai didalami,” ucapnya.

Punya Akses ke Lantai 6

© Disediakan oleh Kumparan Petugas pemadam kebakaran berusaha mendinginkan kebakaran di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta. Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Menjadi cleaning service di Kejaksaan Agung, membuat Joko memiliki akses ke lantai 6 gedung.

Untuk diketahui, Joko hanya bertugas di lantai 1 gedung tersebut. Namun ia memiliki akses hingga ke lantai 6, tempat api kebakaran berasal.

“Jaksa Agung harus curiga, ada 1 cleaning service dia orang kerja di lantai dasar kok bisa punya akses ke lantai 6, yang ditengarai dia tidak hanya cleaning service, bisa berbuat sesuatu,” jelas Arteria.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo, enggan berkomentar banyak soal pemeriksaan cleaning service itu. Apa tanggapannya?

“Sudah masuk dalam materi penyidikan,” kata Ferdy kepada kumparan, Jumat (25/9).

Ferdy menuturkan, kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung terus didalami. Ia meminta semua pihak bersabar.

“Proses penyidikan kasus kebakaran Kejaksaan masih berjalan,” ujar Ferdy.

Saat Diperiksa, Cleaning Service Didampingi anak buah mantan Jaksa Agung Muda (JAM)

© Disediakan oleh Kumparan Arteria Dahlan, anggota DPR RI Fraksi PDIP. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Arteria Dahlan juga menyinggung tentang cara pemeriksaan yang dilakukan oleh cleaning service tersebut. Ia mengatakan, cleaning service tersebut kabarnya selalu didampingi anak buah mantan Jaksa Agung Muda (JAM) di Kejagung ketika diperiksa penyidik.

“Apa benar kalau dia diperiksa selalu didampingi anak buahnya mantan JAM. Apa benar ada penampilan baru yang bersangkutan dibotakin, kalau dibotakin hati-hati, sulit kalau mau cek DNA,” jelas Arteria masih di sela-sela rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Kamis (24/9).

Ia mengatakan, Jaksa Agung seharusnya tidak terlalu mudah percaya dengan orang lain. Siapa pun memiliki kemungkinan sebagai penyebab kebakaran tersebut.

“Harusnya Jaksa Agung jangan terlalu percaya sama orang, harus diatensi dan dicermati. Kami minta diusut siapa yang lakukan, siapa yang bantu, siapa aktor intelektual, apa karena kesengajaan atau kelalaian,” lanjut Arteria.

© Disediakan oleh Kumparan Infografik Denah Lokasi Kebakaran di Kejaksaan Agung. Foto: Chia Aulia/kumparan

Joko Diperiksa dengan Lie Detector

© Disediakan oleh Kumparan Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana menyampaikan hasil gelar perkara kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

JAM Pidum, Fadil Zumhana, menyatakan memang terdapat salah seorang cleaning service yang beberapa didalami keterangannya. Ia menyebut cleaning service itu bernama Joko.

“Saksi cleaning service bernama Joko ini memang bolak-balik (diperiksa). Bahkan dilakukan pemeriksaan lie detector supaya terungkap apa yang sesungguhnya diketahui dan dilakukan yang bersangkutan,” ucap Fadil dalam keterangannya.

Fadil menyatakan, pihaknya juga telah meminta penyidik Bareskrim agar mendalami informasi bahwa Joko konon memiliki rekening di atas Rp 100 juta. Rekening tersebut dinilai tidak wajar.

“Kami minta nanti penyidik ungkap darimana uangnya dan uang siapa itu,” kata dia.

%d blogger menyukai ini: