23 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Alasan Pemerintah Jokowi-JK Banyak Bangun Infrastruktur Jalan

© Eko Nordiansyah Alasan Pemerintah Jokowi-JK Banyak Bangun Infrastruktur Jalan

Berita ini diberdayakan untuk MSN.COM

Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla banyak melakukan pembangunan infrastruktur jalan raya di berbagai daerah di Indonesia. Pembangunan jalan merupakan awal dari pembangunan infrastruktur lain yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara maju.

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan negara maju lainnya memulai pembangunan infrastruktur dengan jalan. Bahkan langkah ini dilakukan oleh negara sekelas Amerika Serikat dan Korea Selatan.

“Kalau Anda lihat bandingkan saja Amerika waktu bangun jalan, itu dilakukan terlebih dulu, itu mengangkat Amerika jadi negara maju. Korea Selatan juga bangun jalan dulu,” kata dia di Gedung Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 27 April 2018.

Dirinya menambahkan, pembangunan jalan juga bukan hanya untuk proyek yang baru kali ini dijalankan saja. Melainkan pemerintah juga melanjutkan berbagai proyek jalan yang telah dibangun sebelumnya, namun sampai saat ini pengerjaannya belum rampung.

“Kita mau selesaikan proyek jalan Trans Jawa itu kan dari sebelum krisis 1998 sudah ada, itu mau kita selesaikan, makanya kenapa banyak jalan. Kita harus yakin pembangunan infrastruktur akan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Saat ini ada 222 proyek strategis nasional (PSN) ditambah tiga program tambahan yang nilainya lebih dari Rp4.100 triliun. Sebanyak 74 proyek merupakan pembangunan infrastruktur jalan, sisanya ada bendungan, kawasan ekonomi khusus, pelabuhan, bandara, irigasi, pendidikan, dan program agraria.

Berdasarkan Perpres Nomor 58/2017 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN, terdapat 245 proyek plus dua program tambahan. Sayangnya ada 14 proyek dicoret, lalu ada 10 proyek yang rampung, serta satu proyek tambahan dan satu program tambahan.

%d blogger menyukai ini: