26 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Tiru Empat Gaya Hidup Hemat Bos Facebook

© AHL Tiru Empat Gaya Hidup Hemat Bos Facebook

Berita ini diberdayakan untuk MSN.COM

BAGI Anda pengguna Facebook, pastinya sudah tahu siapa pendiri Facebook yang memiliki pengguna aktif terbanyak. Dia adalah Mark Zuckerberg, seorang miliarder muda dengan kekayaan melimpah yang didapatkannya dari mendirikan dan mengelola usaha situs media sosial Facebook.

Sejak kemunculannya hingga sekarang ini, Facebook masih banyak diminati oleh masyarakat dunia. Melihat kesuksesan Mark Zuckerberg, mungkin Anda akan berpikir bahwa gaya hidup yang dijalani adalah ekstra mewah. Dia bisa membeli rumah termahal di dunia, juga bisa membeli beberapa mobil sport. Bahkan, keliling dunia pun rasanya mudah untuk di lakukan.

Namun, rupanya ada pelajaran yang bisa Anda ambil dari pendiri Facebook ini. Dia selalu tampil sederhana. Tidak terlihat kesan mewah dalam kesehariannya. Rupanya, Mark Zuckerberg menjalankan pola hidup yang hemat, sekalipun harta yang dimilikinya berlimpah. Dia juga pandai mengatur keuangannya dan selalu membeli apa yang dia butuhkan saja. Apa saja? Silakan disimak:

1. Memakai baju nyaman sederhana.

Dalam beberapa kesempatan, saat Mark menjadi pembicara di acara khusus, tampilannya ini terlihat sangat santai. Ia selalu memakai baju yang bisa dibilang hampir sama di setiap menghadiri acara. Jika Mark mau, sebenarnya dia bisa memakai pakaian termahal sekalipun. Terlebih lagi, dia telah dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia pada usia 30-an tahun.

Namun, Mark lebih mengutamakan kenyamanan dibandingkan kemewahan. Oleh karena itu, penampilan santainya ini sudah menjadi favoritnya. Anda juga bisa meniru kebiasaan Mark tersebut. Selain bisa hemat, Anda juga bisa lebih maksimal dalam menabung daripada harus menggunakan baju branded seperti gaya hypebeast yang sedang digandrungi anak muda.

2. Tinggal di rumah sederhana.

Setelah melihat penampilan Mark Zuckerberg yang sederhana dan tetap elegan, beralih ke urusan rumah tempat tinggalnya. Anda yang belum mengetahuinya, pasti juga akan berpikir bahwa rumah Mark sudah pasti bagaikan istana. Namun, pada kenyataannya rumah Mark Zuckerberg tidak seperti yang Anda kira. Tempat tinggalnya malah terkesan sederhana, bahkan masih disewa olehnya. Mark pernah mengatakan bahwa “Anda harus menjaga pikiran terfokus pada yang mencintai apa yang dilakukan daripada mencintai apa yang dimiliki.”

3. Menggunakan kendaraan sederhana.

Selain gaya berpakaian yang sederhana, Mark Zuckerberg juga menerapkannya pada kendaraan yang digunakan. Ia tetap setia dengan mobil tuanya karena masih aman dan nyaman. Baik pakaian mapun kendaraan, dia tetap berprinsip soal kenyamanan, bukan kemewahan. Orang kaya yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Jika membeli kendaraan mewah, Anda juga harus siap dengan anggaran untuk perawatannya. Merawat mobil mewah tentunya memerlukan budget yang juga cukup tinggi. Sebaiknya, Anda mencatat hal tersebut agar bisa lebih bijak seperti Mark Zuckerberg.

4. Tidak membuang uang untuk hal yang tidak penting.

Mark juga cukup hemat mengelola keuangannya, termasuk dalam hal pengeluaran uangnya. Menurut dia, hidup hemat bukan berarti harus serba kurang, tetapi bagaimana ia mewujudkan apa yang diinginkan. Seperti saat menggelar pernikahannya di halaman rumah belakangnya, walaupun sederhana, dia berhasil mewujudkannya.

Setelah menikah, Mark dan Priscilla Chan, pergi berbulan madu ke tempat-tempat yang umum didatangi oleh orang-orang. Makan bersama di McDonald Italia adalah salah satu hal yang mereka lakukan saat bulan madu. Mark dan istrinya bisa saja pergi berbulan madu ke sebuah pulau khusus yang sudah ia sewa dengan uang milikinya, tetapi prinsip hemat tidak seperti itu. Lupakan soal gengsi semata.

Jika seorang miliarder Facebook saja, yang begitu populer dan juga hidup bergelimang harta, bisa menjalankan hidup hemat, mengapa Anda tidak mencobanya?

Pastikan dalam segala hal Anda berprinsip bahwa kenyamanan dan kebutuhan adalah hal yang utama. Tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli hal yang tidak perlu dan hanya akan menambah beban pengeluaran.

%d blogger menyukai ini: