4 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Kafein Naikkan Tekanan Darah Tapi Kopi Mampu Turunkan

Berita ini diberdayakan untuk suara.com
Oleh; Fita Nofiana

© suara.com Ilustrasi kopi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com – Kafein yang berada dalam kopi memiliki efek vasokonstriktor yang dapat menurunkan ukuran pembuluh darah sehingga bisa meningkatkan tekanan darah. Namun, rupanya kandungan lain dalam kopi seperti antioksidan malah bisa melindungi pembuluh darah Anda.

Melansir dari Medical News Today, menurut sebuah ulasan yang terbit pada 2017, dikatakan bahwa peningkatan konsumsi kopi dikaitkan dengan sedikit penurunan hipertensi.

Para peneliti menemukan setidaknya ada 9 persen penurunan risiko hipertensi saat minum 7 cangkir kopi per hari. Sementara, ada penurunan risiko 1 persen untuk setiap cangkir tambahan per hari.

Ulasan yang sama menunjukkan bahwa senyawa bermanfaat dalam kopi, seperti fenol, mungkin memiliki efek perlindungan pada pembuluh darah.

© Disediakan oleh Suara.com Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)

Para peneliti juga mencatat bahwa variasi genetik di antara individu dapat memengaruhi cara mereka memetabolisme kafein.

Sementara itu, sebuah tinjauan lain yang juga terbit pada tahun 2017 menyimpulkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi harus berhati-hati saat minum kopi tetapi tidak perlu menghindarinya.

Tinjauan tersebut menemukan bahwa meskipun ada laporan tentang hubungan antara minum kopi dan hipertensi, studi yang lebih baru menunjukkan bahwa 3 sampai 4 cangkir sehari memiliki efek netral dan menguntungkan.

Sebuah studi tahun 2016 terhadap 40 peminum kopi biasa yang sehat menemukan bahwa semua jenis kopi meningkatkan tekanan darah tetapi kadarnya tetap dalam kisaran sehat.

Kenaikan tekanan darah bersifat sementara tapi masih bisa bertahan 3 jam setelah konsumsi kopi. Karena kopi mengandung banyak senyawa berbeda selain kafein, senyawa lain dapat menjadi penetral tekanan darah.

%d blogger menyukai ini: