27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Registrasi SIM Card prabayar bakal melebar ke pengguna Bolt

Bolt 4G. ©2013 id.Techinasia.com

Selasa, 24 April 2018 12:45 Reporter : Fauzan Jamaludin

Berita ini diberdayakan untuk MERDEKA.COM

Merdeka.com – Sejauh ini hanya pelanggan operator seluler seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Tri, dan Smartfren yang diwajibkan untuk melakukan registrasi kartu prabayar. Namun, kewajiban itu tampaknya juga akan diberlakukan bagi pelanggan Bolt.

Kewajiban itu tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Kominfo No 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

“Iya, benar. Pada prinsipnya, layanan akses data/internet yang disediakan oleh operator seluler dan operator non seluler seperti internux adalah sama,” ujar komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Ketut Prihadi Kresna kepada Merdeka.com, Selasa (24/4).

Bolt ini merupakan layanan dari PT Internux. Perbedaan antara bolt dengan operator lain yang melakukan registrasi adalah dari sisi teknologinya. Sederhananya, Bolt ini tidak mendapatkan alokasi nomor telepon atau nomor pelanggan dari pemerintah, seperti operator seluler.

Merujuk pada Permen tersebut, diakui Ketut, memang belum diatur ketentuan registrasi pelanggan untuk operator yang non seluler.

“Jadi agar pelanggan layanan bolt juga punya kewajiban registrasi, kami akan buat ketentuannya,” jelasnya.

“Intinya agar tercipta kesetaraan dan fairness dlm penyediaan layanan akses internet ini, baik untuk operator seluler maupun untuk operator non seluler spt internux,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Permen tersebut mewajibkan seluruh pengguna layanan seluler melakukan registrasi yang disesuaikan dengan no KK dan NIK. Jika tidak melakukan registrasi sampai akhir April, nomor layanan itu akan diblokir.

Sejauh ini, telah ada 328 juta kartu SIM Card prabayar yang berhasil melakukan registrasi. Jumlah tersebut sudah direkonsiliasikan antara data dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan operator seluler.

Tujuan dari dilakukannya registrasi pelanggan prabayar sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) adalah semata-mata untuk melindungi masyarakat dari kejahatan dunia siber serta menuju single identity number. [ara]

%d blogger menyukai ini: