27 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id
Oleh; Radhitya Andriansyah

© VIVA VIVA Militer: Tiga kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy)

VIVA – Tiga kapal induk nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) sudah berada di Samudera Pasifik, dengan misi patroli sekaligus respons atas kampanye militer China di wilayah perairan itu.

USS Theodore Roosevelt, USS Ronald Reagan, dan USS Nimitz, dikerahkan Amerika Serikat (AS), setelah mengetahui armada Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) kerap unjuk kekuatan di Laut China Selatan.

Seperti yang diketahui, China terlibat dalam sejumlah insiden kontroversial di Laut China Selatan sejak awal 2020. Penenggelaman kapal ikan berbendera Vietnam, klaim atas dua wilayah kepulauan, ancaman terhadap kapal perang Angkatan Laut Filipina, hingga pengiriman kapal penelitian di wilayah laut Malaysia, membuat AS gerah.

Aksi China itu yang membuat Angkatan Bersenjata AS (US Armed Forces) pada akhirnya mengerahkan armada lautnya. Akan tetapi, AS baru bisa mengirim tiga kapal induknya lantaran sebelumnya Virus Corona (COVID-19) sempat menghantam.

© Disediakan oleh Viva VIVA Militer: Personel US Navy di Kapal Induk USS Theodore Roosevelt

Ketiga kapal induk AS itu tak luput dari serangan COVID-19, sehingga harus disterilisasi dan butuh waktu untuk kembali bertugas.

“Grup tempur kapal induk adalah simbol fenomenal kekuatan Angkatan Laut Amerika Serikat. Saya sangat bersemangat karena kami memiliki tiga dari mereka (kapal induk) saat ini,” ujar Laksamana Muda Stephen Kohler, Direktur Komando Indo-Pasifik, dikutip News.au.

Akan tetapi, pengerahan tiga kapal induk itu tak membuat China lantas ciut nyalinya. Surat kabar China, Global Times, mengutip sebuah sumber yang menyebut bahwa China justru menganggap AS panik dan tak mau terlihat lemah di mata dunia.

“Amerika Serikat tampaknya khawatir bahwa dunia luar meragukan kemampuan militernya,” bunyi laporan sebuah sumber dikutip VIVA Militer dari Global Times.

“Oleh karena itu, Angkatan Laut AS memutuskan untuk mengirim kelompok kapal induknya di wilayah Pasifik Barat. (Itu dilakukan untuk) menunjukkan kepada negara-negara lain bahwa kemampuan tempur mereka pada akhirnya tak terhalang oleh Coronavirus,” lanjut laporan Global Times.

%d blogger menyukai ini: