6 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

3 Dampak Buruk Terlalu Sering Gunakan Hand Sanitizer

Berita ini diberdayakan untuk tempo.co
Oleh; Tempo.co

© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Jakarta – Seiring dengan mewabahnya Covid-19, masyarakat pun mulai membekali diri dengan berbagai bentuk pencegahan. Salah satunya dengan menggunakan hand sanitizer.

Sebut saja saat setelah mengambil kembalian, membuka pintu, dan menerima paket, memakai hand sanitizer tentu akan dikerjakan agar terlindung dari virus. Sayangnya, memakai terlalu berlebihan juga bisa menimbulkan berbagai dampak buruk.

Melansir dari situs Times of India dan Insider, berikut tiga konsekuensi di antaranya.

Membuat virus lebih kebal

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat, penggunaan hand sanitizer terlalu sering bisa membuat bakteri menjadi resisten dan kebal. Alhasil, hand sanitizer tidak bisa lagi melawan mikroorganisme sebagai penyebab penyakit. Untuk itu, gunakan hand sanitizer dengan bijak, yakni sewajarnya saja.

Kulit kering

Penggunaan hand sanitizer yang berlebihan juga dapat menyebabkan kulit kering. Jelas saja, ini disebabkan oleh kandungan alkohol pada hand sanitizer yang dampak negatifnya bisa membuat daerah tangan menjadi dehidrasi. Sebagai bentuk pencegahan, ada baiknya jika mencuci tangan dengan air dan sabun, kemudian dibaluri pelembab daripada instan dengan hand sanitizer.

Bisa keracunan alkohol

Hand sanitizer memang baik untuk mematikan virus dan bakteri. Namun, bagi sebagian orang, penggunaan terlalu sering bisa menyebabkan keracunan alkohol karena tidak sengaja menelan atau menghirup aroma dari hand sanitizer. Adapun CDC mengatakan risiko ini terjadi lebih besar pada anak-anak. Jadi, hindarkan kelompok usia kecil dari kemungkinan tersebut.

%d blogger menyukai ini: