6 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Jokowi Minta Kepala Daerah Menyiapkan Rencana Pemulihan

Berita ini diberdayakan untuk tempo.co
Oleh; Tempo.co

© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kepala daerah menyiapkan rencana pemulihan, sembari tetap melakukan langkah mitigasi di bidang kesehatan dan ekonomi menghadapi pandemi Covid-19. Para kepala daerah diminta mengidentifikasi sektor ekonomi yang terdampak parah, sedang dan sektor yang masih bisa bertahan hingga mengambil peluang.

“Siapkan strategi besar recovery, peta jalan, dan tahapan-tahapannya. Setelah recovery, siapkan sektor yang bisa pulih cepat dan bisa langsung rebound,” ujar Jokowi saat membuka acara Musyawaran Perencanaan Pembangunan Nasional atau Musrenbangnas 2020 via telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 20 April 2020.

Instruksi kepada kepala daerah disampaikan Jokowi yang optimistis Indonesia akan segera bangkit dari pandemi Covid-19 meski belum ada prediksi yang memastikan waktu pandemi Covid-19 akan berakhir karena setiap ahli memiliki hitungan yang berbeda-beda.

“Beberapa negara yang menyatakan sudah pulih justru menghadapi gelombang kedua. Tapi, saya optimis, 2021 adalah tahun kita untuk recovery dan rebound.” Untuk sektor yang lambat, Presiden Jokowi meminta langkah intervensi yang bisa dilakukan.

Musrenbangnas adalah siklus nasional untuk menyusun perencanaan pembangunan untuk 2021. Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi tahun ini berdampak besar terhadap pembangunan nasional.

Mulai dari dampak terhadap pencapaian RPJMN 2020-2024, koreksi terhadap sasaran ekonomi Indonesia tahun 2020 dan 2021 dan berkurangnya pembiayaan pembangunan di tahun 2020 akibat pengalihan pembiayaan penanganan Covid-19.

Untuk itu, kata Suharso, skenario agenda pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 menjadi bagian penting dalam kerangka ekonomi makro rencana kerja pemerintah (RKP) 2021. “Maka, RKP 2021 diarahkan untuk pemulihan sosial ekonomi guna mengejar target RPJMN 2020-2024.”

Suharso mengatakan, RKP 2021 mencakup tujuh prioritas nasional yang merupakan tujuh agenda pembangunan dalam RPJMN 2020-2024, yaitu penguatan ketahanan ekonomi, pengembangan wilayah, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, pembangunan infrastruktur, pembangunan lingkungan hidup, ketahanan bencana dan perubahan iklim dan stabilitas politik, hukum dan keamanan serta transformasi pelayanan publik.

“Ketujuh priroitas nasional akan mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi sosial yang terpadu dan terintegrasi sesuai tema RKP 2021,” ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan ini.

%d blogger menyukai ini: