9 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Sopesope, Basir La Ode Rindu Kampung Halaman

@ Disediakan oleh Bandar Betoambari, Basir La Ode. Photo; Arsip pribadi/timurmerdeka,com

Kiriman; Basir La Ode

Editor; LM Amirul Nasiru

Saya adalah anak yang terlahir di Maluku (SBB) dari Ayah dan Ibu asal Buton. Ayah saya seorang nahkoda perahu “bangka”/ “boti” (semacam perahu pinisi 1 tiang) dan karena itu ayah saya sering berlayar.

Saya tidak terlalu beruntung karena ibu meninggal, di usia saya sekitar 4,5 tahun – tidak banyak yang bisa saya ingat kenangan bersama Ibuku.

Sedikit kenangan tersebut adalah lagu pengantar tidurku (di “bue-bue”/ diayun2). Lagu dengan bahasa Wolio/ lagu Buton yang sering sekali dinyanyikan oleh ibu saya.

Lagu ini di ulang-ulangi, mungkin ibu saya sedang rindu dengan tanah kelahirannya – Buton. Karena berbeda dengan Ayah yang ada adik dan kakaknya di Maluku, sedangkan saudara kandung ibu semua ada di Buton (Batauga & Siompu).

Terima kasih Prof Tasrifin Tahara atas kirimannya videonya.

 

%d blogger menyukai ini: