22 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Kiriman; Frans Makassar

Editor; LM Amirul Nasiru

Selamat hari Minggu, tidak ada di dunia ini yang terjadi secara kebetulan. Semua ada tujuan dan hikmahNya.

@ Disediakan oleh Bandar Betoambari, Ilustrasi Ipin boneka saja ketakutan dengan Virus Corona dan langsung Shalat.

Hikmah di balik Pandemi Corona Virus 19 antara lain:

  1. Corona menutup bar, klub malam, rumah bordil, kasino dan tempat orang berbuat maksiat.
  2. Corona menurunkan suku bunga bank yang mencekik leher.
  3. Corona membawa keluarga kembali ke dalam rumah dan melakukan aktivitas rumah bersama.
  4. Corona memindahkan alokasi anggaran militer menjadi anggaran perawatan kesehatan.
  5. Corona melemahkan para diktator dunia yang selama ini sombong luar biasa.
  6. Corona membungkam kesombongan negara yang menganggap dirinya paling hebat dan tak terkalahkan.
  7. Corona membuat manusia banyak berdoa dan berharap pada-Nya dan tidak semata-mata mengandalkan sains dan teknologi.
  8. Corona memaksa negara memperhatikan rakyatnya.
  9. Corona mengajarkan cara bersin, menguap dan batuk yang baik dan benar.
  10. Corona membuat kita tinggal di rumah dan hidup sederhana.
  11. Corona mengajarkan bagaimana virus kecil yang berukuran 150 nano bisa mengalahkan tujuh milyar manusia yang hidup di bumi yang luasnya ratusan juta hektar.
  12. Corona memberi kesempatan kepada kita untuk menyadari bahwa kematian itu nyata dan dekat dengan kita.
  13. Corona mengajari kita agar tidak jajan dan makan sembarangan di luar.
  14. Corona membangunkan kita pada kenyataan dan memberi kita kesempatan untuk meminta pengampunan dan pertolongan-Nya.
  15. Corona menyadarkan kita bahwa apa yang kita miliki adalah milik Tuhan yang bisa diambil kapan saja.
  16. Corona mengajari cara cuci tangan yang baik dan benar, cara menjaga kebersihan.
  17. Percayalah, Tuhan menurunkan sesuatu dengan hikmah; ada pelajaran besar dalam hal ini bagi mereka yang arif dan bijaksana untuk melihat dan menyadari.
%d blogger menyukai ini: