10 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Kesaksian Pilot India Setelah Kunjungi Wuhan: Keheningan yang Menakutkan

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh: kumparanSAINS

Wabah virus corona yang menimpa Wuhan, China, membuat kota itu seperti kota hantu. Setidaknya, hal tersebut yang disaksikan oleh Amitabh Singh, director of operations peusahaan maskapai penerbangan Air India, saat mengunjungi Wuhan pada awal Februari lalu.


© Disediakan oleh Kumparan Suasana jalalanan di Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/Hector RETAMAL

Kunjungan Singh ke Wuhan bertujuan mengevakuasi warga negara India yang ada di kota tersebut. Dia telah melakukan misi ini sebanyak dua kali.

“Keheningan yang menakutkan terjadi, tanpa melihat manusia di mana pun,” ungkap Singh ketika mendeskripsikan kesunyian Wuhan, dikutip dari Quartz India.

Singh mengklaim pesawat yang ia tumpangi adalah satu-satunya pesawat yang mendarat di kota Wuhan. Sementara pesawat lain, terparkir di bandara.


© Disediakan oleh Kumparan Suasana kota Wuhan, China, senin (27/1) Foto: Dok. Hilyatul Millati

“Ketika kami mendarat, seluruh wilayah itu sunyi senyap. Jalan dan bangunan cukup terang, tetapi tidak ada manusia di sekitarnya. Itu menakutkan. Pesawat kami adalah satu-satunya pesawat yang mendarat, semua pesawat yang ada semua berada di darat. Tidak ada pergerakan sama sekali (di bandara),” sambungnya.

Singh menjelaskan, Air India, selaku maskapai nasional India, selalu dianggap sebagai lini kedua pertahanan negara tersebut dalam kondisi darurat. Dia juga menyebut bahwa dirinya telah berpengalaman dalam melakukan misi evakuasi semacam ini.

Sebagai contoh, dia pernah mengevakuasi warga India dari Kuwait pada 1990 lalu, ketika Irak menyerang negara tersebut dan menyebabkan Perang Teluk. Namun, bagi Singh, evakuasi di Wuhan adalah satu hal yang amat berbeda.


© Disediakan oleh Kumparan Suasana kota Wuhan, China, senin (27/1) Foto: Dok. Hilyatul Millati

“Kami telah melakukan evakuasi di masa lalu, yang mempersiapkan kami untuk operasi ini. Namun, evakuasi Wuhan berbeda,” jelasnya. “Di sini, kami pergi ke episentrum epidemi, yang akan membutuhkan staf untuk merawat pasien yang mungkin telah terinfeksi.”

Singh memaparkan, saat evakuasi tersebut, dirinya ditemani 15 kru kabin dan empat pilot lain dalam setiap penerbangan.

Meski misi ini punya kesulitan yang baru dia alami, Singh dan rekan-rekannya di Air India berhasil membawa pulang 647 warga negara India dan 7 warga negara Maladewa, dalam dua kesempatan evakuasi yang berbeda. Karena kesuksesan ini, Perdana Menteri India Narendra Modi pun memberikan surat apresiasi bagi 68 staf maksapai tersebut yang terlibat evakuasi Wuhan, termasuk Singh.

%d blogger menyukai ini: