25 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Gelar Operasi di Perbatasan, TNI AU: Kita Tidak Ingin Terjadi Natuna Dua

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Oleh: Setyo Puji

KOMPAS.com – TNI Angkatan Udara meningkatkan pemantauan dan pengamanan di wilayah udara Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam kegiatan Operasi Lintas Panah 2020 tersebut, Skuadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar mengerahkan empat pesawat tempur Sukhoi SU-30, satu dukungan helikopter Super Puma yang digunakan untuk SAR dan satu pesawat angkut C150 Hercules.

Komandan Skuadron Udara 11 Letnan Kolonel Pnb Wanda Surijohansyah mengatakan, operasi tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan.

“Tujuan operasi lintas panah 2020 ini, yakni kita akan menangkal niat musuh yang masuk ke wilayah kota. Kita tidak ingin terjadi Natuna dua,” kata Wanda yang merupakan pemimpin operasi tersebut.


© Disediakan oleh Kompas.com (Ilustrasi) Foto dirilis Jumat (29/11/2019), memperlihatkan pesawat tempur Sukhoi TNI AU melakukan pengisian BBM di udara saat Latihan Gabungan (Latgab) TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur. Latihan gabungan tersebut selain memiliki misi menghentikan sebuah agresi yang mengancam kedaulatan bangsa, juga untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU dalam kesiapsiagaan melaksanakan tugas operasi.

Selain mengerahkan alutsista, dalam operasi itu juga melibatkan 53 personel TNI AU, 13 penerbang, dan 10 teknisi.

Operasi tersebut, lanjut dia, akan digelar selama 10 hari.

Dalam operasi itu, pihaknya akan melakukan pemantauan dan penindakan hukum jika ditemukan ada pelanggaran kedaulatan di wilayah perbatasan.

Sementara itu Komandan Lanud El Tari M Kupang Kolonel Pnb Agus Setiawan ST dalam kesempatann yang sama mengatakan, operasi yang dilakukan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keamanan, tapi juga bisa memotivasi masyarakat.

“Kehadiran empat pesawat tempur ini diharapkan menjadi ajang menunjukan kepada masyarakat bagaimana TNI AU menjaga negeri, juga memberi kesempatan kepada masyarakat sebagai motivasi dan merasa bangga bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan tentara yang kuat untuk menjaga kedaulatannya,” katanya seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Dheri Agriesta

%d blogger menyukai ini: