10 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Erick Thohir: Mending Enggak Ada Telkom

Berita ini diberdayakan untuk vivaNews.com

Oleh: Raden Jihad Akbar, Arrijal Rachman


© VIVA Menteri BUMN, Erick Thohir.

VIVAnews – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir mulai pelototi kinerja PT Telekomunikasi Indonesia atau Telkom. Efektifitas perusahaan tersebut untuk memberikan kontribusi besar bagi negara menjadi perhatian.

Erick menilai, kontribusi Telkom yang belum besar bagi negara, karena sebagian besar pendapatan perusahaan itu hanya berasal dari anak perusahaannya, yakni Telkomsel. Karenanya, akan lebih baik jika hanya Telkomsel saja yang langsung di bawah kementerian.

“Saya juga enak (Kalau) jadi Telkom, Telkomsel dividen, revenue Telkomsel digabung ke Telkom hampir 70 persen, mendingan enggak ada Telkom, langsung aja dimiliki oleh Kementerian BUMN, dividennya jelas,” kata dia di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020.

Karena itu, dia berharap ke depannya Telkom harus berubah menjadi perusahaan teknologi informasi pelat merah yang benar-benar fokus dalam mengembangkan data-data yang dimiliki dan memanfaatkannya sebagai pusat data di Indonesia. Bukan malah data nya dimiliki negara asing.

“Karena itu, kita mau ke depan yang namanya Telkom berubah, ke arah salah satunya ke data, big data, cloud. Masa cloud-nya dipegang Ali cloud, database sedemikian besar masa database kita diambil negara lain,” tegas Erick.

Sebagai informasi, secara bisnis, perusahaan tersebut memang tidak buruk, bahkan masih mencetak laba pada 2019. Hingga kuartal III 2019, Telkom mencatatkan kenaikan laba bersih 15,67 persen secara tahunan menjadi Rp 16,46 triliun.

Sementara EBITDA Telkom naik 11,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp50 triliun. Padahal, pendapatan hanya tumbuh 3,46 persen menjadi Rp102,63 triliun.

%d blogger menyukai ini: