27 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Pengacara Novel: Polisi yang Teror Penegak Hukum, Itu yang Pengkhianat

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh: Taufik Rahadian

© Disediakan oleh Kumparan RB (depan) dan RM (belakang), dua tersangka penyiram Novel Baswedan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Dua penyiram air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan akhirnya muncul ke publik. Kedua pelaku, RB dan RM, yang merupakan polisi aktif itu ditahan di Rutan Bareskrim.

Ketika proses pemindahan itu, salah satu pelaku, RB, sempat menyebut Novel sebagai pengkhianat.

Belum jelas maksud pernyataan RB tersebut. Novel sendiri diketahui merupakan pensiunan Polri yang kini bertugas di KPK.

Menanggapi ucapan soal pengkhianat itu, kuasa hukum Novel, Saor Siagian, membantahnya. Menurut dia, yang bisa disebut pengkhianat ialah polisi yang melakukan tindak pidana terhadap orang lain.

“Saya kira yang pengkhianat siapa, seorang polisi yang semestinya menegakkan hukum, kemudian meneror penegak hukum, saya kira dialah yang pengkhianat,” ujar Saor saat dihubungi, Sabtu (28/12).

© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan, Saor Siagian di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/11/2019). Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

Saor menilai tindakan yang dilakukan pelaku sebagai perilaku yang tidak beradab. Menurut dia, dua orang itu polisi yang seharusnya menegakkan hukum, bukan menjadi pelanggar hukum.

“Saya kira itu tindakan yang tidak beradab dari seorang polisi, kemudian dia melukai orang,” ujarnya.

Saor mengaku sejauh ini belum mengetahui motif sebenarnya dari pelaku penyerangan Novel tersebut. Ia berharap kepolisian dapat melakukan penyidikan dengan lengkap dan mengumumkannya kepada publik.

© Disediakan oleh Kumparan RB, pelaku penyiraman air keras terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa petugas saat tiba di Bareskrim Mabes Polri di Jakarta, Sabtu (28/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sebelumnya, RB menyebut Novel sebagai pengkhianat. Namun ia tidak menjelaskan maksud dari pernyataannya tersebut.

“Tolong dicatat, saya enggak suka sama Novel karena dia pengkhianat,” kata RB di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12)

Saat ini, RM dan RB ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

%d blogger menyukai ini: