4 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Harley Davidson Ilegal, Ini Juga Diangkut Pesawat Baru Garuda

Berita ini diberdayakan untuk tempo.co

Oleh: Tempo.co


© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Tangerang -Pesawat Garuda terbaru A 330-900 yang didatangkan langsung dari Toulouse, Prancis ternyata tidak hanya diduga mengangkut motor besar Harley Davidson tapi juga disebut mengangkut barang lainnya.

“Selain moge (Harley Davidson), beberapa sepeda merk Brompton, sparepart dan barang belanjaan mewah lainnya,” ujar sumber Tempo di Kementerian Keuangan, Senin 2 Desember 2019.

Kedatangan barang barang yang telah disita Bea dan Cukai Soekarno-Hatta itu karena diduga melanggar kepabeanan dan akan diselundupkan itu bersamaa dengan mendaratnya pesawat Airbus tipe terbaru itu pada Minggu 17 November lalu.

Menurut sumber itu, didalam pesawat, barang barang itu tidak dideclare dalam manifest tapi disebutkan nil kargo. Ini artinya, kata dia, di manifes penerbangannya diberitahukan tidak Ada muatan barang. “Kalau ternyata ada muatan Harley dan sepeda maka memang sudah niat nyelundup,” katanya.

Menurutnya, Garuda juga menyalahi aturan penerbangan karena ada barang kargo yang tidak dicantumkan pada manifest. ” Pastinya menyalahi UU penerbangan juga.”

Semestinya, kata dia, pesawat itu disegel karena membawa barang selundupan.

Saat dimintai tanggapan Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menolak berkomentar.

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan

Meski tidak menyampaikan secara detail barang barang tersebut telah disita. “Yang jelas semua koli sudah ditahan,” kata Kepala Bea dan Cukai Soekarno-Hatta Finari Manan kepada Tempo, Sabtu 30 November 2019.

Menurut dia, saat ini sedang proses pemeriksaan terhadap orang orang terkait. “Hasil wawancara dan pemeriksaan yang akan menentukan apakah ada kesengajaan atau tidak dan sebagainya.”

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo menyebutkan petugas Pencegahan dan Penindakan (P2) Bea Cukai Soekarno-Hatta melakukan penegahan 15 koli berisi onderdil Harley Davidson itu pada Minggu 17 November lalu melalui pintu laut di GMF Bea Cukai. Petugas menyita barang di depan gudang impor, termasuk harus membobol truk milik GMF.

%d blogger menyukai ini: