23 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

50 Polisi Gendut di Jakarta Utara Terjaring Sidak

Berita ini diberdayakan untuk medcom.id

Oleh: Yurike Budiman


© Yurike Budiman Berat, tinggi badan, dan lingkar pinggang polisi dicatat satu per satu.

Jakarta: Sebanyak 50 polisi yang kelebihan berat badan terjaring inspeksi mendadak (sidak) Polres Metro Jakarta Utara. Sidak digelar sesuai perintah Kapolri Jenderal Idham Azis dan imbauan Komisi III DPR agar anggota Korps Bhayangkara memiliki postur tubuh yang ideal.

“Arahan dari pimpinan Bapak Kapolri untuk kita semua menjaga kesehatan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Aries Andi di Mapolres Jakarta Utara, Senin, 25 November 2019.

Setiap polisi yang memiliki postur tubuh tak ideal diminta menimbang berat serta mengukur tinggi badannya untuk didata. Lingkar pinggang polisi juga dicatat.

“Tidak dipungkiri banyak juga personel Polri yang mengalami gangguan kesehatan yang menyebabkan meninggal dunia,” ujar dia.

Dari data yang dihimpun, Polres Jakarta Utara akan menyusun program untuk menjaga stabilitas berat badan anggotanya. Aries memastikan anggotanya boleh gemuk, tetapi harus tetap sehat.

“Jangan sampai gemuk tapi kesehatan terganggu seperti mengalami gangguan jantung dan lainnya hingga mengganggu kegiatan operasional,” kata dia.

Bagi polisi yang kegemukan, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto bakal mendorong mereka untuk rutin berlari. “Targetnya seimbang dengan berat dan tinggi badannya,” jelas Budhi.

Selain berat badan, anggota Polres Jakarta Utara juga wajib mengikuti tes urine. Budhi memastikan dari hasil pengecekan, semua anggotanya negatif dari penyalahgunaan narkoba.

%d blogger menyukai ini: