25 November 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Soal Pemulangan HRS, Gerindra: Itu Kalau Prabowo Presiden

Berita ini diberdayakan untuk republika.co.id

Oleh: Muhammad Hafil

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengungkapkan penyebab dia dicekal oleh pemerintah Arab Saudi. Menurut pengakuannya pencekalan itu atas permintaan pemerintah Indonesia. Namun Partai Gerindra yang awalnya akan membantu Habib Rizieq pun membantah adanya pencekalan tersebut.


© Republika Rizieq Shihab

“Jadi begini mas sesuai dengan keterangan pemerintah sebenarnya tidak ada pencekalan. Imigrasi pun dari sebelum pelantikan presiden Habib Rizieq sudah dipersilahkan pulang tidak ada pencekalan,” tegas Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade saat dihubungi Republika.co.id, Senin (11/11).

Kemudian mengenai janji Prabowo dan Gerindra terkait kepulangan habib Rizieq Shihab, Andre menegaskan janji itu itu disampaikan jika Prabowo menjadi presiden. Ketika itu, mantan Danjen Kopassus itu berjanji bakal menjemput langsung Habib Rizieq jika dirinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

“Pak Prabowo berjanji kalau beliau jadi Presiden akan menjemput langsung Habib Rizieq tapi permasalahannya kan beliau tidak menjadi presiden itu yang harus dipahami,” jelas Andre.

Selain pihak Imigrasi yang memastikan tidak ada pencekalan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD juga telah memberikan pernyataan terkait hal ini. Menurut Andre, Mahfud MD mengatakan bahwa jika memang ada pencekalan maka silahkan kirim saja surat pencekalannya.

“Jadi nanti ketahuan siapa yang menyuruh mencekal, kalau memang ada pencekalan. Kementerina Luar Negeri (Kemenlu) juga menegaskan pencekalan tidak ada, jadi sudah clear,” tutur Andre.

Kemudian terkait keamanan, Andre menegaskan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) dijamin dan dilindungi oleh negara. Bahkan, kata Andre, hal itu tertuang dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Jadi kata Andre, soal keamanan negara menjaminnya dan bertanggungjawab.

“Apalagi saat ini situasi sudah kondusif, politik juga sudah kondusif. Sekarang kita bahu-membahu membangun bangsa negara khususnya menghadapi tantangan ekonomi yang begitu berat,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Gerindra itu.

Justru, lanjut Andre, saat inilah momentum bagi Habib Rizieq untuk pulang ke Tanah Air. Karena, pemerintah sendiri memiliki keinginan membantu kepulangan Habib Rizieq. Maka dengan demikian tidak ada yang berniat menghalangi Habib Rizieq kembali ke Tanah Air. ” Jadi sebenarnya sudah clear, silahkan Habib Rizieq untuk pulang ke Indonesia,” kata Andre.

%d blogger menyukai ini: