24 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Presiden Larang Ekspor Nikel hingga Batu Bara

Berita ini diberdayakan untuk medcom.id

Oleh: Desi Angriani

Jakarta: Presiden Joko Widodo melarang ekspor raw material atau produk mentah mineral tambang mulai dari nikel, bauksit, alumina, hingga batu bara. Hal ini guna meningkatkan nilai produk ekspor dalam negeri.

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Ore Nikel

“Transformasi ekonomi ke industrialiasi hilirisasi. Dari sebelumnya ekspor bahan mentah nikel, bauksit, alumina, batubara. Satu persatu harus ditata agar ekspornya dalam bentuk setengah jadi atau barang jadi,” kata Jokowi memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.

Jokowi menjelaskan Indonesia tak bisa terus menerus bergantung pada ekspor row material seiring anjloknya harga komoditas dunia. Ekspor barang jadi atau setengah jadi justru meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia.

“Ini adalah nilai tambah yang memberikan daya saing ke negara kita,” ungkap dia.


© Desi Angriani, Presiden Joko Widodo melarang ekspor raw material atau produk mentah mineral tambang mulai dari nikel, bauksit, alumina, hingga batu bara.

Ia pun meminta proses tranformasi ekonomi ke arah industri hilirisasi dipercepat. Salah satunya memberikan insentif bagi UMKM dan industri di pedesaan.

“Hati-hati kalau kita bisa menyentuh ini akan memberikan dampak besar ke ekonomi kita,” tegasnya.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menambahkan ekspor nikel akan dihentikan sementara lantaran ditemukan sejumlah pelanggaran. Yakni ekspor Nikel melebihi kuota atau mencapai 100 hingga 130 kapal per bulan dari batas yang ditetapkan sebanyak 30 kapal per bulan.

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Batu Bara.

“Rapat Menko sudah diputuskan akan hold (disetop), semua eksportir melanggar kita akan cabut (izinnya) karena menghambat nilai-nilai sumber daya alam RI,” katanya.

Adapun Kementerian ESDM menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No 11 Tahun 2019 tentang pelarangan ekspor nikel yang berlaku mulai 1 Januari 2020.

%d blogger menyukai ini: