3 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Panglima TNI: Drone CH4 Jadi Pembeda HUT TNI ke-74 dengan Sebelumnya

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Oleh: Sandro Gatra


© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Prajurit Korps Marinir TNI AL mengikuti defile saat Upacara Perayaan HUT Ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019). Perayaan HUT ke-74 TNI bertemakan TNI Profesional Kebanggaan Rakyat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, ada yang berbeda dengan HUT TNI ke-74 yang dirayakan di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10/2019).

Hadi mengatakan, perbedaannya terletak pada kemunculan drone CH4 yang ditampilkan ke publik.

Pesawat tanpa awak tersebut dapat menembakkan rudal tepat sasaran.

“Yang berbeda dengan tahun kemarin adalah bahwa penampilan khusus yang kita elaborasi dengan kegiatan-kegiatan lain adalah adanya pesawat CH4. Dari pesawat yang telah dimiliki oleh TNI,” ujar Hadi usai perayaan HUT TNI di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10/2019).

“Pesawat tersebut seperti yang saya sampaikan ketika latihan gabungan TNI di Situbondo dan sudah melaksanakan penembakan menggunakan rudal dan hasilnya sangat baik,” lanjut dia.

Hadi mengatakan, pada HUT ke-74, TNI dengan bangga mempelihatkan kemampuan drone CH4 itu di hadapan Presiden Joko Widodo.

Selain mampu menembakkan rudal tepat sasaran, done tersebut mampu terbang hingga radius 1.500-2.000 kilometer dengan bantuan satelit.

“Hari ini kami tampilkan di depan Bapak Presiden bahwa kita sudah memiliki pesawat tanpa awak dengan kemampuan mampu terbang dengan radius of action 1.500-2.000 Km dengan menggunakan beyond line of side dengan bantuan satelit,” ujar Hadi.

“Itu yang spesial pada ultah ke-74 TNI hari ini. Saya kira itu yang paling utama,” lanjut dia.

Dalam upacara perayaan HUT TNI ke-74, Kolonel Marinir Rudy Sulistyanto yang merupakan Asops Dankormar bertindak sebagai Komandan Upacara.

Parade ini berkekuatan 6.806 personel. Pesawat udara berjumlah 157 unit yang berasal dari tiga matra.

Susunan alusista parade terdiri dari radar surveillance 2 unit, Turangga 2 unit, Oerlicon 2 unit, RM 70 Grad 2 unit, MRLS 4 unit, Serpa 2 unit, MPCP Mistral 2 unit, Caesar 4 unit, Atlas Mistral 2 unit, Astros 4 unit, Anoa 8 unit, Boeing 737 2 unit, CN 235 2 unit, F-16 2 unit.

Kekuatan pasukan defile dan alusista terdiri dari Defile POM TNI (48 personel 24 alusista), Defile Matra Darat (1.172 personel 415 alusista), Defile Matra Laut (522 personel, 116 alusista), Defile Matra Udara (259 personel, 58 alusista).

Defile Dipimpin oleh Kolonel Infranteri Sachono.

Demonstrasi keterampilan terdiri dari prajurit kolone senapan, bela diri militer, tari perang garuda, terjun payung, demo udara (fly pass, BTU, tempur udara & composite strike, jupiter aerobatic, boms burst.

%d blogger menyukai ini: