1 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Indah Alvaro (nama disamarkan) ini adalah satu-satunya wanita dalam kecelakaan lalu lintas di KM 17 Grogot – Penjam.

Indah mengaku bersama timnya dari salah satu perusahaan sedang melakukan perjalanan dinas ke Tanagrogot – Kabupaten Paser.

Indah pada timurmerdeka mengakui (seraya menujuk) jika mobil warna gelap di badan jalan itu adalah kenderaan mereka, bukan yang berada didasar jurang.

Tampaknya kecelakaan lalu lintas yang baru terjadi 10 menit itu, cukup dahsyat sehingga mobil Indah bersama teamnya berbalik arah menuju Paser yang sejati menghadap ke arah Grogot.

Pantaun dilokasi kecelakaan belum ada petugas Lalu Lintas baik Polisi maupun Dinas Perhubungan (LLAJR). Selang beberapa saat, petugas Paramedis dengan satu unit ambulance tiba ditempat kejadian peristiwa.

Sofyan, warga disekitar TKP mengatakan bahwa ditempat ini memang sering teejadi kecelakaan tapi yang paling parah sampai masuk jurang baru sekali ini.

Belum pernah, lanjut Sofyan menjawab timurmerdeka yang mempertanyakan apakah pemerintah selama ini sudah pernah memasang marka pembatas jalan.

Harusnya pemda Paser atau dinas perhubungan provinsi Kalimantan Timur telah memasang marka pembatas jalan sehingga jika terjadi kecelakaan seperti ini – mobil tidak langsung jatuh ke jurang. Begitu kata Tuo yang menonton sambik minum es.

Kadishub provinsi Kaltim saat di konfirmasi sehubungan dengan tidak adanya marka pembatas jalan itu – salah seorang staf di pintu masuk kantor dishub mengatakan pimpinan tidak ada ditempat.

Tapi muka kamu menjawab pertanyaan Saya, ketus amat. Apa salah Saya mengajukan pertanyaan keberadaan kadis ?

%d blogger menyukai ini: