29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Polisi Gerebek Karaoke di Madiun, 4 Pemandu Lagu Akui Bersetubuh

Surabaya – Timurmerdeka.com. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan tentang kasus dugaan prostitusi di rumah karaoke, Kimura di Madiun Provinsi Jawa Timur (Jatim) itu. Sebanyak tujuh pemandu lagu menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

“Ada tujuh operator lagu yang sampai sekarang masih kami mintai keterangan sebagai saksi,” kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (25/1/2018).

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak semua operator pemandu lagu itu mengakui telah bersetubuh dengan tamu pengunjung rumah karaoke di kawasan Taman, Kota Madiun itu.

“Yang baru mengaku 4 orang,” ujarnya.

Operator atau pemandu lagu yang mengakui melayani tamu hingga bersetubuh, ternyata tidak hanya melakukan itu sekali saja.  “Ada yang mengaku sudah 15 kali. Ada yang 10 kali, juga ada yang 6 kali,” jelasnya.

Sesuai hasil interview dari sejumlah operator, sebelumnya, kalangan anggota Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menggrebek rumah karaoke Kimura, Kota Madiun, pada hari Kamis dini hari.

Pihak kepolisian menemukan 2 orang pemandu lagu yang sedang bersetebuh dengan 2 orang tamu di salah satu ruang karaoke VIP.  Malam itu, ada 25 orang pemandu lagu, 1 orang mami, 1 orang pengawas, 1 orang kasir dan 2 orang tamu digelandang ke Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti (BB) diantaranya kondom, bra, celana dalam wanita, hingga sejumlah uang tunai. (gin/roi/iwd).

%d blogger menyukai ini: