14 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Jabatan Mau Habis, Susi Pamit ke DPR: Maaf Saya Tukang Nembakin Kapal

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh: Wiji Nurhayat

Masa jabatan menteri Kabinet Kerja akan habis pada 20 Oktober 2019, bersamaan ‎dengan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden di periode kedua.

Dalam rapat gabungan di Komisi IV DPR RI, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ‎berpamitan dengan anggota DPR RI yang hadir. Dia pun meminta maaf apabila terdapat tindakan yang tidak berkenan bagi anggota DPR RI.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Rapat Gabungan Komisi IV DPR RI dengan Dirut Bulog Budi Waseso, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

“Saya mohon maaf kalau banyak kesalahan yang saya buat, terutama kekeraskepalaan saya, tapi ini untuk kebaikan Indonesia,” ujarnya di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (9/9).

Dia pun menjelaskan, kebijakan yang ditelurkan KKP selama kepemimpinannya bertujuan untuk membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara maritim besar, bukan untuk kepentingan pribadinya.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hadiri konferensi pers tentang penanganan tumpahan minyak (Oil Spill) di perairan Karawang. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Walaupun saya dikenal tukang nembakin kapal, tapi saya menjalankan amanah, bukan untuk pribadi. Jadi dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf,” tegas Susi.

Meski demikian, dia mengakui bahwa selama kepemimpinannya di KKP masih terdapat banyak kekurangan. Hal itu, menurutnya lumrah lantaran Susi hanya manusia biasa. Namun ditegaskannya, kebijakan yang dibuat merupakan yang terbaik.

“Saya mencoba dengan segala intuisi saya ‎sebagai pejabat tinggi negara semampu saya. Tapi banyak hal yang saya juga tidak bisa, saya hanya orang biasa,” katanya.

Seusai Susi mengucapkan kalimat perpisahan itu, anggota Komisi IV DPR RI dan hadirin kemudian memberi tepuk tangan. Adapun rapat itu juga dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, hingga Dirut Bulog ‎Budi Waseso.

%d blogger menyukai ini: