4 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

417 Penambang Emas di Yahukimo Menyelamatkan Diri Ke Boven Digoel

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Oleh: Abba Gabrillin


© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Tampak dalam peta, posisi Kabupaten Boven Digoel tidak jauh dari Yahukimo, Papua

JAYAPURA, KOMPAS.com – Jumlah pendulang emas tradisional yang menyelamatkan diri ke Kabupaten Boven Digoel, Papua, terus bertambah.

Mereka sebelumnya melakukan aktivitas penambangan di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua.

“Sudah 417 orang dievakuasi Polres Boven Digoel, lima di antaranya sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Jayapura, Kamis (5/9/2019).

Ia menyebut, hingga kini tim dari Polres Asmat yang ditugaskan untuk mengecek lokasi kejadian belum memberikan informasi.

Menurut Kamal, di lokasi yang dituju tidak tersedia jaringan telekomunikasi.

“Sampai saat ini sudah hari ketiga, Kapolres Asmat yang mendapat informasi awal melakukan penelusuran ke lokasi belum mendapat informasi perkembangan di sekitar lokasi kejadian,” tutur Kamal.

Sebelumnya diberitakan, polisi mencatat sekitar lima orang yang diduga penambang emas tewas akibat diserang warga lokal di Distrik Sarandela, Kabupaten Yahukimo.

“Informasi awal diketahui sekitar 5 orang meninggal karena kena parang dan anak panah,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Sementara, sejumlah orang lainnya yang diduga sebagai penambang emas melarikan diri ke dalam hutan.

%d blogger menyukai ini: