26 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Militer Israel Pertajam Pendudukan di Tepi Barat, Tangkap Lagi 14 Warga Palestina

Tepi Barat – Timurmerdeka.com. Kejahatan kemanusian yang dilakukan pasukan militer Israel, dalam pendudukan nya di Tepi Barat Palestina, tercatat semakin brutal, belum lama ini, menangkap lagi, 14 warga Palestina. Sehingga membuat keprihatinan semua bangsa. Pasalnya. Wilayah tepi Barat itu, jelas-jelas milik Palestina. Karena itu, dengan adanya berbagai penggerebekan dan penangkapan itu, membuat wilayah itu, semakin rawan dan mengkuatirkan.

Sesuai sumber tersebut menyatakan, penggerebekkan dan penangkapan tersebut dilakukan di Tepi Barat tepatnya pada hari Rabu (24/1) malam waktu setempat.

“Orang-orang itu ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam aktivitas teroris,” demikian disampaikan militer Israel dalam statemen seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu Agency, hari Kamis (25/1/2018).

Tidak disebutkan lebih detail mengenai alasan penangkapan ke-14 warga Palestina tersebut, maupun 14 orang identitasnya.

Menurut angka yang dirilis otoritas Palestina, sekitar 6.400 warga warga Palestina saat ini, mendekam di penjara-penjara Israel. Mereka termasuk puluhan wanita dan 300 anak-anak. Sebanyak 450 orang di antara mereka ditahan berdasarkan prosedur yang disebut Israel, sebagai “penahanan administratif”, yakni penahanan tanpa pengadilan ataupun dakwaan.

Di antara ribuan warga Palestina yang ditahan Israel tersebut, termasuk ada juga 12 anggota Dewan Legislatif Palestina, yang merupakan parlemen Palestina. Kekuatiran tentang krisis kemanusian itu, terus melilit warga Palestina di Tepi Barat.

Militer Israel yang kerap melakukan operasi penangkapan di wilayah Tepi Barat itu, didalam dalihnya, untuk mencari warga Palestina yang diburu atas dugaan keterlibatan dalam aktivitas sejumlah teroris. (gin/ita/ita).

%d blogger menyukai ini: