12 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Jumlah nasabah Jenius yang rekeningnya dibobol lebih dari satu?

Berita ini diberdayakan untuk kontan.co.id

Oleh: 8 jam yang lalu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pada Jumat (30/9) kemarin, media sosial diramaikan dengan keluhan seorang nasabah Jenius yang dimiliki Bank BTPN. Nasabah itu adalah Wisnu Kumoro yang merupakan seorang influencer. Melalui akun Twitter resminya, Wisnu bercerita tentang pengalaman pembobolan rekeningnya hingga uangnya habis tak bersisa.

Namun, rupanya, kasus yang dialami Wisnu juga dialami oleh nasabah yang lain. Dalam kolom komentar curhatan Wisnu, seseorang bernama Talita Natalia R juga mengaku mengalami pengalaman pahit serupa. Akun Jenius milik Talita dikuras hingga habis saat berada di Korea pada awal Juli.


© Didik Suhartono Jumlah nasabah Jenius yang rekeningnya dibobol lebih dari satu?

“Aku kena juga!! Jenius aku kena hack waktu aku lagi di Korea awal bulan Juli. Sama sekali gak minta kode OTP tiba-tiba dapat notifikasi kalau kartu debit aku kepotong transaksi banyak banget dan kebetulan kartunya lagi nyambung ke saldo USD. Dikuras sampe abis. Sampe sekarang kasusnya belum selesai,” curhatnya.

Curhatan Talita langsung mendapatkan tanggapan dari akun @JeniusConnect. Pihak Jenius menanyakan apakah dirinya pernah menghubungi Jenius Help agar bisa ditindaklanjuti. Menurut Talita, dia sudah menelepon langsung saat peretasan terjadi. “Tapi sampai sekarang status laporannya masih dalam proses investigasi. Tidak berubah-ubah meski ditelepon berulang kali,” jelasnya.

Sebelumnya, Bank BTPN buka suara atas kasus tidak mengenakkan yang dialami oleh Wisnu, salah satu nasabah perseroan lewat layanan digital banking Jenius.

Irwan S. Tisnabudi selaku Head of Digital Banking, Bank BTPN mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan investigasi yang lebih mendalam atas masalah yang dialami nasabah tersebut. Namun, dia memastikan simpanan nasabah di Jenius aman dan terlindungi.

Saat ini, indikasi penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang dialami Wisnu Kumoro akan menjadi perhatian utama Jenius.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dari permasalahan ini.” ujar Irwan pada Kontan.co.id, Jumat (30/8).

Irwan menambahkan, pihaknya selalu melakukan edukasi secara berkala mengenai keamanan data nasabah untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan.

Di antaranya mengedukasi nasabah agar membedakan email dan password untuk kebutuhan transaksi perbankan dengan kebutuhan yang lain (e-commerce, social media, maupun aplikasi-aplikasi lainnya), serta mengganti PIN dan password secara berkala.

Irwan bilang, edukasi tersebut Jenius sampaikan melalui berbagai medium, termasuk email, artikel, media sosial, push notification, hingga berbagai kegiatan bersama komunitas.

%d blogger menyukai ini: