28 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Melihat Desain Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh: Michael Agustinus

Daerah di Kalimantan yang akan dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi ibu kota baru pengganti Jakarta rencananya diumumkan tahun ini. Sebab pada tahun depan, pemerintah ingin Detail Engineering Design (DED) ibu kota baru sudah mulai disusun.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Namun saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah membuat sketsa infrastruktur di ibu kota baru. Berikut sketsa infrastruktur ibu kota baru berdasarkan dokumen yang diterima kumparan:

1. Terdapat Lapangan dan Monumen Pancasila

Berdasarkan bahan paparan gagasan rencana & kriteria desain ibu kota baru akan dibangun lapangan dan monumen pancasila. Lapangan dan Monumen Pancasila itu didesain menggambarkan visualisasi gagasan kota sebagai simbol identitas negara.

Secara sekilas, bentuk lapangan monumen pancasila itu menyerupai bentuk pentagram, atau simbol iluminati. Namun saat dikonfirmasi, pejabat Kementerian PUPR belum merespons. Dalam penjelasannya, lapangan dan Monumen Pancasila merupakan sketsa penerapan konsep Pancasila.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Desain ibu kota baru Indonesia. Foto: Dok. Kementerian PUPR

2. Punya MRT

Ibu kota baru dipastikan akan memiliki infrastruktur perkeretaapian untuk menunjang mobilitas penduduknya. Hal itu tergambar dalam bahan paparan gagasan rencana & kriteria desain ibu kota baru.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengungkapkan nantinya, di ibu kota baru akan dibangun Mass Rapid Transit (MRT) seperti Jakarta. Namun pembangunannya akan dilakukan seiring perkembangan ibu kota baru.

“Masa depannya sama, musti MRT. Planning-nya ada MRT, tapi itu bertahap,” ucapnya.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Desain ibu kota baru Indonesia. Foto: Dok. Kementerian PUPR

3. Berkonsep Kota Cerdas dan Modern

‎Ibu kota baru didesain sebagai kota yang mengandalkan Teknologi Informasi (TI) dan komunikasi. Hal tersebut dilakukan agar ibu kota baru nantinya menjadi kota cerdas dan modern.

Adapun berbagai langkah akan dilakukan agar tujuan itu tercapai, yakni membuat moda transportasi publik terintegrasi, memanfaatkan TI dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja, kolaborasi antara arsitektur modern dengan local wisdom, hingga penerapan desain dan material yang modern dan penggunaan energi baru terbarukan.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Desain ibu kota baru Indonesia. Foto: Dok. Kementerian PUPR

“‎Ibu kota baru dirancang bukan hanya sebagai simbol identitas, tetapi representasi kemajun bangsa dengan mengusung konsep modern, smart dan green city, memaki energi baru terbarukan, tidak bergantung pada energi fosil,” kata Jokowi dalam penyampaian RUU APBN di DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8).

Jokowi pun mengungkapkan, nantinya pembiayaan pembangunan ibu kota baru tak hanya ditanggung APBN, melainkan pula mendorong partisipasi perusahaan swasta maupun BUMN. Hal itu dilakukan agar APBN tidak terbebani.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network, Desain ibu kota baru Indonesia. Foto: Dok. Kementerian PUPR
%d blogger menyukai ini: