21 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Artikel : Eddy Boekoesoe

Editor : LM Amirul N

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Musrenbang Desa/Kelurahan

Belakangan ini timbul polemik akan dihidupkan kembali sistem perencanaan pembangunan negara melalui Garis-garis besar haluan negara. Saya bersyukur, cara moderen akan diadopsi oleh bangsa besar ini agar bisa maju.

Musrenbang yang ada sekarang ini, hanya memuat apa yang ingin dikerjakan oleh Presiden – yang dikumpul mulai dari Desa sampai Provinsi. Kelihatan sangat demokratis tapi tidak menyelesaikan masalah bangsa karena bahannya hanya daftar keinginan yang disusun oleh pihak Eksekutif – yang harus dilaksanakan oleh presiden.

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Musrenbang Kecamatan

Dalam musrenbang tidak mengakomodir keluhan rakyat sehingga banyak program Pemerintah yang tidak sesuai dengan keinginan rakyat banyak.

Contoh, mengapa unit usaha orang Indonesia yang 99.9% itu terdiri atas seluruhnya UMKM. Mengapa harus impor bahan pangan terus, mengapa daging sapi diatas seratus ribu rupiah, mengapa produksi etanol mandek.

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Musrenbang Provinsi

Karena Pemerintah sudah punya musrenbang jadi tuli terhadap ribuan keluhan rakyat pemegang kedaulatan di negeri ini. Musrenbang telah membuat Pemerintah menjadi TULI terhadap keluhan rakyat ini.

Sebaliknya dengan GBHN, rakyat dapat menyalurkan keinginan agar persoalan hidup mereka yang penting – ditetapkan sebagai rencana kerja Presiden yang mampu memberikan SOLUSI terhadap masalah rakyat ini. Dan setiap tahun, rakyat bisa memeriksa dan menilai kinerja – Presiden yang ditunjuk oleh MPR.

Kalau tidak mampu, ditukar dengan yang mampu yang dapat dilakukan setiap tahun.

@ Disediakan oleh www.timurmerdeka.com, Musrenbang Nasional.

GBHN tidak ada kaitan denfan orde baru, GBHN adalah perencanaan moderen. Karena perencanaan moderen itu adalah perencanaan yang menghasilkan solusi, bukan perencanaan yang menghasilkan rutinittas.

Kalau mau primitif pakai musrenbang dan kalau moderen pakailah GBHN, Merdeka !!!

%d blogger menyukai ini: