31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Gempa Alaska Direvisi Jadi 7,9 SR, Peringatan Tsunami Dicabut

Anchorage – Timurmerdeka.com.  Kejadian gempa bumi kuat yang mengguncang Teluk Alaska direvisi kekuatannya menjadi 7,9 Skala Richter (SR).  Peringatan tsunami yang sebelumnya dirilis untuk wilayah pantai barat Amerika Serikat (AS) dan Kanada, juga wilayah Hawaii telah dicabutnya.

Badan Survei Geologi AS atau USGS sebelumnya mencatat gempa yang berpusat di lokasi berjarak 290 kilometer sebelah tenggara Kodiak, Alaska, AS ini berkekuatan 8,2 SR. USGS mencatat pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer di dasar laut.

Pusat Peringatan Tsunami Nasional (NTWC) kemudian merilis peringatan tsunami untuk wilayah pantai barat AS dan wilayah selatan serta tenggara Alaska, juga pantai barat Kanada. Peringatan tsunami juga sempat dirilis untuk wilayah Hawaii.

Perintah evakuasi bahkan dikeluarkan untuk sebagian wilayah Alaska hingga wilayah San Francisco, California. Warga yang tinggal di dekat laut diminta segera mengungsi.

Tak lama kemudian, seperti dilansir AFP dan CNN, Selasa (23/1/2018), NTWC mencabut peringatan tsunami itu. Peringatan tsunami telah dicabut untuk wilayah Washington, Oregon, California, Hawaii dan British Columbia di Kanada.

“Karena informasi dan analisis tambahan menjelaskan ancaman itu dengan lebih baik,” sebut NTWC merujuk pada alasan pencabutan.

Kendati peringatan tsunami dicabut, gelombang setinggi 30 cm diperkirakan telah muncul di wilayah pantai Alaska.

Warga di Pulau Kodiak, Alaska, yang berpenduduk 6.100 orang, diminta untuk tetap waspada. Ratusan orang dilaporkan telah berkumpul di sebuah sekolah menengah setempat, usai sirene peringatan tsunami berbunyi di pulau ini.

Wakil kepala sekolah tersebut, Neil Hecht, menyebut sekolah itu berdiri di ketinggian 50 meter dari permukaan air laut sehingga dianggap tepat sebagai tempat evakuasi.

Belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa kuat di Teluk Alaska ini.  Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan pihaknya terus memantau situasi usai gempa mengguncang Alaska. Namun JMA tidak merilis peringatan tsunami untuk wilayahnya. (gin/nvc/rna).

%d blogger menyukai ini: