29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

KPK Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Teror Novel

Jakarta – Timurmerdeka.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, terkait kasus teror terhadap penyidiknya Novel Baswedan. Pengusutan kasus Novel dinyatakan KPK berjalan sangat positif.

“Pimpinan kami masih terus melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya. Kita harapkan dalam waktu dekat ini. Ini kan sudah lebih dari 9 bulan, sketsa sudah disebar, ada perkembangan lah yang sangat positif,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada Senin (22/1/2018).

Menurut Febri, saat ini kewenangan penyidikan kasus teror terhadap Novel masih berada di pihak kepolisian. Bila Presiden Jokowi nantinya membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF), KPK akan membantu sesuai kewenangan yang dimilikinya.

“Kewenangan berada di pihak Polri. Kalau pun nanti ada TGPF dibentuk oleh presiden, tentu kami akan beri support sesuai kewenangan kami. KPK tidak berwenang menanganinya. Yang bisa kami lakukan saat ini, adalah koordinasi dengan pihak Polda sebagaimana kewenangannya,” ujar Febri.

Kondisi Novel Baswedan hingga saat ini, masih menunggu jadwal operasi pada tahap kedua untuk mata kirinya di rumah sakit di Singapura. Novel dijadwalkan akan menjalani operasi ulang tahap pertama dilakukan pada 6 Desember 2017 karena pertumbuhan jaringan putih mata kirinya belum begitu maksimal.

Operasi tersebut dilakukan, dengan menempelkan jaringan gusi pada mata kirinya, guna memperbaiki pertumbuhan jaringan putih matanya.

Operasi tersebut dilakukan setelah perawatan dan pemulihan sebelumnya tidak membawa hasil yang signifikan terhadap mata kiri Novel, dimana yang mengalami kerusakan hingga 95 persen, akibat dari paparan air keras itu.

Novel pun harus terus dirawat di Singapura sejak 12 April 2017, sehari pascapenyerangan terjadi.
Polisi belum menemukan tersangka penyiram air keras terhadap Novel itu.

Polda Metro sudah banyak menyebar sketsa empat terduga pelaku teror ke Polda se-Indonesia. Kita semua berharap dalam waktu tidak terlalu lama akan terungkap, siapa pelaku dan siapa pula dalangnya. (Gin/fin).

%d blogger menyukai ini: