31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Dua PSK Sempat Diamankan Saat Bentrok LPI-FPI Vs Warga Pamekasan

Pamekasan–Timurmerdeka.com. Bentrokan kubu LPI-FPI dengan sejumlah warga di Dusun Langtolang Desa Ponteh Kecamatan Galis, Pamekasan, Madura Jawa Timur (Jatim), menimbulkan korban di kedua belah pihak. Menyimak saat bentrokan itu terjadi, kelompok LPI-FPI sempat mengamankan dua orang perempuan yang dianggap sebagai pekerja seks komersial (PSK).

“Pihak (LPI-FPI) memang mengamankan 2 orang (PSK), ditempat kejadian perkara itu”, kata Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo saat dihubungi Timurmerdeka.com, pada Senin (22/1/2018).

Kedua perempuan yang dianggap PSK dan diamankan oleh kelompk LPI-FPI yakni ND (21) asal Kepanjeng Malang  dan T (27) asal Kota Batu. Keduanya disebutkan belum seminggu berada di kampung tersebut.

Kedua perempuan tersebut ditemukan di lokasi itu, kata Teguh, diserahkan ke pendopo Pemkab Pamekasan Jatim.

“Diamankan dan pada hari itu (Jumat 19 Januari 2018), diserahkan pada sore harinya ke Pemkab. Pada saat itu, kami dari forpimda sedang rapat di Pemerintah Kabupaten,” ubernya.

Kapolres juga menambahkan, kedua perempuan tersebut, juga sudah dimintai keterangan di kantor Polres Pamekasan.

“Sudah, telah kami terima. Sudah juga, kami periksa di kantor Polres Pamekasan,” ujarnya jelas.

Bentrokan antara LPI-FPI dengan warga tersebut, sempat menimbulkan luka-luka dari kedua belah pihak. Dan Teguh tidak menyebutkan nama-namanya, karena luka yang dialami hanya luka ringan saja.

“Luka biasa-biasa saja. Hanya luka lecet saja,” tandasnya.

Kondisi keamanan pasca bentrokkan itu, hingga hari ini, situasi keamanan dan tertib masyarakat (kamtibmas), kondusif di Pamekasan.

“Sudah kami tangani semuanya. Yang pasti, dan sangat penting adalah situasi aman dan kondusif. Tadi baru acara istigasah dari FPI-LPI. Alhamdulillah situasinya kondusif,” ungkapnya mengakhiri komentarnya. (Gin/iwi).

%d blogger menyukai ini: