31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Khofifah Tegaskan Tidak Ada Black Campaign di Pilgub Jatim

Sidoarjo – Timurmerdeka.com. Salah satu kandidat calon terkuat di bursa Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, menegaskan agar di dalam pilgub Jawa Timur 2018 itu, tidak ada balck campaign atau kampaye hitam yang saling menjatuhkan.

Khofifah menambahkan, pasangan calon lainnya juga harus saling menjaga dalam konteks etika yang baik. Hal tersebut disampaikan oleh Khofifah Indar Parawansa usai memberikan bantuan kursi roda dan tongkat penyangga pada 50 orang distabilitas di Jatim.

Usai Khofifah memberikan tausiah kepada para alumni pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang tepatnhya di Desa Ngingas Kecamatan Waru Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (21/1/2018).

“Saya berjharap, sebaiknya kita jaga kalau itu kaitan dengan black campain, namjun kalau ada yang kemudian menyampaikan itu ke polisi, itu adalah bagian dari mereka yang ingin menegakkan undang-undang ITE,” kata Khofifah Indar Parawansa pada puluhan wartawan di Desa Nginbgas Waru Sidoarjo, Minggu (21/1/2018) lalu.

“Alangkah baiknya semua pihak menjaga suasana yang kondusif. Saya rasa semua di antara kita ingin membangun Jatim ini, dalam suasana lebih aman dan kondusif. Kalau ada yang proses di kepolisian baguslah, jadi menurut saya harus diberikan pembelajaran”, tegas Khofifah sembari diikuti tepuk tangan halayak.

Menurut cagub Jatim yang telah diusung Golkar, Demokrat, Nasdem, dan Hanura itu, Ia juga mengharapakan semua relawan atau tim suksesnya, untuk tidak bereaksi. Karena bisa jadi yang membuat black campaign itu bukan dari tim sukses maupun relavan dipihaknya.

“Patutlah kami yakin pembuat back campaign itu, bukan relavan maupun tim sukses, tetapi orang lain yang sengaja menginginkan Jawa Timur tidak aman dan kondusif,” ungkap Khofifah mengingatkan. (Gin/Ipul).

%d blogger menyukai ini: