4 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

5 Fakta YouTuber Kimi Hime, Pernah ‘Lolos’ dari Petisi

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id

Oleh : Amal Nur Ngazis

VIVA – YouTuber Kimi Hime sedang menjadi perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dalam rapat Komisi I DPR beberapa waktu lalu, salah satu anggota komisi meminta Kominfo untuk menindak tegas akun YouTuber gamer tersebut. Alasannya konten yang disajikan menjurus vulgar.


© VIVA YouTuber Kimi Hime

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Kominfo siap mengagendakan pemanggilan YouTuber Kimi Hime. Nah, bukan kali ini saja, YouTuber Kimi Hime menjadi perhatian. Pada Januari lalu, Kimi Hime sudah menjadi target dari sebagian warganet lho.

Berikut beberapa fakta seputar YouTuber Kimi Hime dirangkum Rabu 24 Juli 2019:

Konten gim

YouTuber Kimi Hime merupakan pencipta konten YouTube yang fokus pada konten gim. Rata-rata video yang diunggah merupakan aksinya seputar gim. Beberapa gim yang ia mainkan salah satunya PUBG Mobile.

Sensasi

Kimi Hime mencuri perhatian YouTuber dengan penampilannya yang vulgar dan kerap menonjolkan bagian dadanya.

Dengan penampilan ini, sebagian mendukung saja namun sebagian warganet yang lain merasa tidak seharusnya Kimi Hime menampilkan konten dengan ‘bumbu’ tampilan cenderung vulgar.

Prestasi

Kimi Hime punya pencapaian sebagai peringkat dua dalam kompetisi South East Asia Onmyoji Area ASEC Championship. Selain itu Kimi Hime merupakan mitra Facebook dan YouTube resmi yakni Official Facebook Gaming Partner dan professional gamer YouTuber.

Petisi tutup akun

Karena penampilannya yang cenderung vulgar tersebut, pada Januari lalu, muncul beberapa petisi yang meminta penghapusan akun YouTuber Kimi Hime.

Alasannya konten Kimi Hime mengandung konten dewasa dan banyak ditonton oleh anak kecil. Petisi daring Change.org memetisikan YouTube Indonesia, Komisi Penyiaran Indonesia untuk menutup akun tersebut. Tapi saat itu Kimi Hime lolos. Petisi tak berdampak pada tutupnya akun.

Dipanggil Kominfo

Setelah mendapat keluhan di rapat Komisi I, Kominfo menyampaikan akan menjadwalkan pemanggilan kepada Kimi Hime. Dalam klarifikasinya, Kominfo menegaskan secara umum konten Kimi Hime di YouTube belum melanggar ketentuan UU Informasi dan Transaksi Elektronik. (ali)

%d blogger menyukai ini: