29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Pernyataan Zulkifli Hasan Menui Sorotan

Jakarta – Timurmerdeka.com. Sebagaimana pernyataan Ketua MPR yang juga Ketum PAN, Zulkifli Hasan, soal sikap fraksi di DPR terkait LGBT kini menjadi bola liar, dan menuai sejumlah kritikkan, salah satunya dari PDIP. Zulkifli diminta memberi penjelasan soal hal itu.

“Saya sangat kecewa, prihatin serta menyesalkan sikap Pak Zulkifli, dalam kapasitasnya selaku ketua MPR secara ceroboh, tanpa dasar melontarkan pernyataan keji serta cenderung menista institusi DPR,” kata anggota Perumus RUU KUHP asal Fraksi PDIP Arteria Dahlan pada jajaran media, Minggu (21/1/2018).

Arteria dalam menanggapi pernyataan itu, menyarankan Zulkifli agar memberikan penjelasan di depan publik atas pernyataannya itu.

Dia menegaskan, DPR selama ini tak pernah membahas UU LGBT. Keheranan akan  pernyataan Zulkifli juga disampaikan Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Dia menyarankan Zulkifli lebih hati-hati ke depannya.

“Ketum PAN, dan Ketua MPR itu, dalam membuat pernyataan tentang LGBT dan Minol, yang bila tak ada salah kutipan pers, bersifat asbun, tendensius dan halusinatif. Sangat disesalkannya. Sebagai ketua lembaga negara, memang harus ekstra hati-hati.

Pernyataan demikian langsung viral dan menimbulkan pro-kontra yang meluas. Saya yakin hal demikian juga tak diharapkan oleh Pak Zul,” ungkap Hendrawan kepada sejumlah wartawan.

“Pernyataan Ketua MPR sangat perlu diambil hikmah, dalam negara hukum tak dibolehkan ada norma Undang-Undang atau peraturan undang-undang manapun yang melegalisasi perkawinan sejenis maupun LGBT seperti yang dilakukan bangsa barat, mereka paham ideologinya, mengagung-agungkan kebebasan individu”, papar Basarah dalam keterangan tertulisnya.Salah satu pejabat di Partai PDIP, Wasekjen, Ahmad Basarah mengaku kaget dengan pernyataan Zulkifli itu.  Namun, dia juga mengambil hikmah dari pernyataan Zulkifli itu.

Sebelumnya diberitakan, pernyataan Zulkifli ini saat menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di hadapan ratusan peserta Tanwir Aisyiah di kampus Universitas Muhammadiyah (UM), Sabtu (20/1/2018). Berikut isi pernyataan Zulkifli berdasarkan video yang diperoleh:

Kalau jaman dulu nilai-nilai begitu diagungkan, akhlakul karimah. Ibu ibu sekarang ini masyaallah Bahkan sekarang di DPR lagi ramai soal LGBT.

Dulu di kampung saya, orang selingkuh itu aib. Sekarang ini minta diakui oleh negara, laki-laki pacaran sama laki-laki. Coba bayangkan. Dan dalam keadaan itulah, lama-lama juga diam.

Perempuan boleh sama perempuan. Di DPR, keputusan MK kemarin ada UU pornografi lagi dibahas soal ini. Bayangkan ibu-ibu, sudah ada 5 partai yang nggak apa-apa. Lima, lima.

Dikonfirmasi terpisah, Zulkifli menyatakan, sudah ada 5 fraksi di DPR yang menolak adanya LGBT.

“PAN menyatakan ada 4 partai yang menolak (LGBT) plus PAN. Yang lima lagi belum ngomong,” ujar Zulkifli Hasan saat dikonfirmasi, Sabtu (20/1/2018). (Gin/Mk).

%d blogger menyukai ini: