26 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Sarju, Tewas Di Terkam Anjing Pit Bull

Kediri – Timurmerdeka.com. Sarju (73), warga Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur tewas diserang dua anjing jenis pit bull. Kejadian mengerikan itu meninggalkan trauma tersendiri bagi warga di sekitar lokasi Tempat kejadian perkara (TKP).

Sugiono (44), tetangga korban, sekaligus warga yang pertama kali tiba di TKP, dalam menolong korban usai diserang oleh anjing pitbull. Dalam pengakuannya, kaget dan tidak menyangka akan menyaksikan pemandangan mengerikan yang mengakibatkan korban itu tewas.

Menurut Sugiono, kejadian di TKP terjadi, saat itu sekitar Pukul 13.30 WIB, ia sedang bersantai di dalam rumah ketika mendengar korban berteriak-teriak sambil sesekali merintih kesakitan.

“Saya dengar suara tolong, tolong. Saya juga mendengar lolongan anjing yang tidak biasa saya dengar sebelumnya”, ujar Sugiono kepada timurmerdeka.com, pada Minggu, (21/1/2018).

Karena merasa penasaran dan khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Sugiono berlari ke belakang rumahnya, menuju arah suara korban berasal. Alangkah terkejutnya Sugiono ketika melihat pemandangan yang mengerikan itu.

Tubuh Sarju terkapar bersimbah dan berlumuran darah, dengan luka-luka tercabik bekas gigitan anjing, dan yang paling mengerikan, luka robek pada lengan tangan, wajah, korban. Bahkan lengan tangan kanan korban nyaris putus. Sugiono juga melihat kedua telinga korban sudah putus.

“Saya langsung lari menuju kearah belakang rumah, dan melihat Sarju, merintih kesakitan dengan bersimbah darah berlumuran darah segar, sementara sekujur tubuhnya dipenuhi darah. Sedangkan anjingnya sudah tak menyerang pak Sarju lagi. Anjingnya terdiam saja berada sekitar 50 meter dari tubuh pak Sarju,” jelas Sugiyono menyesalkan.

Sementara itu, di sekitar dekat rumah korban, memang ada kandang ayam yang kesehariannya dijaga oleh dua ekor jenis pit bull. Peternakan ayam itu berpagar.

Khawatir dengan kondisi Sarju, Sugiyono mencari bantuan warga. Sugiono juga menemui pemilik anjing, yang disebut-sebut bernama Najam.

Usai meminta pertolongan warga, Sugiyono bersama warga lainnya, langsung membawa korban ke rumah sakit dengan menggunakan roda empat.

Kondisi yang mengenaskan itu, juga Sugiyono menambahkan, tak pernah menyangka korban, akhirnya harus menghembuskan nafas terakhirnya saat tiba di Rumah Sakit Gambiran Kota Kediri Jatim. (Gin/iwn).

%d blogger menyukai ini: