25 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Kabar Gembira untuk Guru yang Bikin Rumah di WC Sekolah

Berita ini diberdayakan untuk detik.com

Oleh : Bahtiar Rifa’i – detikNews


Nining bersama suami terpaksa tinggal di dekat WC sekolah setelah rumahnya roboh 2 tahun lalu (Foto: Bahtiar Rifa’i/detikcom)

Pandeglang – Guru honorer SD Negeri Karyabuana 3, Pandeglang, Nining Suryani (46), terpaksa memanfaatkan toilet sekolah sebagai tempat tinggal. Bersama suaminya, Ebi Husaebi (46), keduanya memanfaatkan toilet sekolah sejak dua tahun lalu.

“Sudah dua tahun tinggal. Nggak punya rumah, rumahnya roboh. Mau mendirikan lagi uangnya nggak ada, buat anak sekolah,” kata Nining saat didatangi wartawan di Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten, Senin (15/7/2019).

Toilet untuk guru dan murid SD itu ia gunakan untuk dapur dan ada tempat salat. Sekat temboknya ia gunakan untuk tempat tidur dan warung yang menjual aneka camilan untuk anak sekolah.

Rumah mereka di samping WC sekolah dibangun dengan dibiayai oleh kepala sekolah setempat. Sejak rumahnya roboh 2 tahun lalu, Nining terpaksa memanfaatkan WC sekolah jadi tempat tinggal. Sebagai honorer, ia tak sanggup membuat rumah karena hanya digaji Rp 350 ribu/bulan.

“Sudah dua tahun tinggal. Nggak punya rumah, rumahnya roboh. Mau mendirikan lagi uangnya nggak ada buat anak sekolah,” kata Nining.

Kabar itu pun terdengar hingga ke Bupati Pandeglang Irna Narulita. Pemda, kata Irna, akan urunan membantu pembangunan dan perbaikan rumah Nining.

“Kita patungan semua, kalau untuk slot mendadak itu kan kita nggak bisa, kecuali kalau kebakaran, kerusakan karena gempa itu ada. Kalau seperti ini zonasinya patungan. Kalau (dana) APBD harus tahun depan karena sekarang sedang berjalan,” kata Irna kepada wartawan di Pandeglang, Banten.


Foto: Bahtiar Rifa’i/detikcom

Dalam waktu dekat, Pemda akan membuat rumah untuk Nining dari hasil iuran staf Pemda. Karena, jika menggunakan anggaran Dinas Perkim (Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman), anggaran tersebut sudah digunakan. Tapi, ia meminta Nining agar tidak tinggal di dekat WC sekolah.

“Nanti kalau rumahnya sudah diperbaiki itu kami perintahkan tinggal di rumahnya kembali,” ujar Irna.(rvk/jbr)

%d blogger menyukai ini: