4 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Berita ini diberdayakan untuk medcom.id

Oleh : Sobih AW Adnan


© Sobih AW Adnan Dibaca rutin setelah salat fardu.

Jakarta: Musim haji 2019 tiba. Kloter pertama jemaah asal Indonesia sudah berada di Madinah, Arab Saudi untuk memulai rangkaian ibadah hingga pertengahan Agustus mendatang.

Ibadah haji wajib ditunaikan umat Islam, setidaknya sekali dalam seumur hidup. Meskipun, dalam perintah ini diikuti syarat dan ketentuan berupa kemampuan baik dari sisi finansial, kesehatan, dan lainnya.

Selain berikhtiar dengan menabung, misalnya, bagi yang belum dikaruniai kemampuan berhaji dianjurkan memantapkan niat dan berdoa. Di dalam Alquran, salah satu redaksi doa yang biasa diamalkan agar disegerakan berhaji bisa dibaca dalam surat Al Baqarah ayat 127-128.

… Rabbana taqabbal minna, innaka antas-sami’ul-‘alim. Rabbana waj’alna muslimaini laka wa min zurriyyatina ummatam muslimatal laka wa arina manasikana wa tub ‘alaina, innaka antat-tawwabur-rahim.

“… Ya Tuhan kami, semoga Engkau menerima (amalan ibadah kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, semoga Engkau berkenan dapat menjadikan kami berdua (suami-istri) orang yang tunduk patuh kepada Engkau serta (menjadikan) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau. dan semoga Engkau selalu berkenan memberikan petunjuk kepada kami agar dapat menunaikan ibadah haji, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Menurut Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al Bashri Ad Dimasyqi dalam Tafsir Al Quranul Adzim atau karib dikenal Tafsir Ibn Katsir disebutkan, ayat tersebut merupakan doa Nabi Ibrahim saat melaksanakan perintah meninggikan pondasi ka’bah.

%d blogger menyukai ini: