30 November 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Edi Sabara: WPS Kota Baubau 105.000 Orang, Bakal Coblos 2 Kali

Baubau-Timurmerdeka.com. Bakal Calon (Balon) Wali Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Periode 2018-2023, yang mendaftarkan di KPUD Baubau, berjumlah 6 Pasang.  4 (empat) pasangan dari utusan partai politik dan 2 pasang lainnya melalui jalur Independen.

Namun yang perlu diingat, Pilkada Kota Baubau kali ini, bukan saja Wali Kota yang akan dicoblos oleh wajib pilih, melainkan juga dua kali coblos. Yakni Coblos Wali Kota Baubau , dan juga Coblos Gubernur Sultra. Demikian dikatakan kepala Divisi Hukum KPUD Baubau Edi Sabara SP, pada media ini diruang kerjanya di Baubau Kamis (18/1/2018).

Menurutnya, tanggal 12 Januari lalu 6 pasangan balon wali kota yang terdaftar itu, kemudian akan masuk pada tahapan kampanye, di awali pada tanggal 17 Febrhuari hingga berakhir kampanye, tepat Rabu 23 Juni 2018 mendatang.

“Tahapan-tahapan tersebut, telah sesuai dengan sqedule KPUD Baubau, kemudian tahapan kampanye juga telah disesuaikan dengan sqedule yang telah ada”, tuturnya.

Adapun 6 (Enam) pasang telah daftar di KPUD Baubau masing-masing: Pertama adalah As Tamrin-Monianse, kendaraan politiknya PAN, PDI-P, Nasdem, dan Golkar. Pasangan yang Kedua, Waode Ma’Asra-Ihsan (PBB dan Gerindra), Ketiga. Roslina-Yasin (Hanura, PKB), Keempat pasangan Yusran-Ahmad (PPP, dan Demokrat).

Untuk jalur pintu melalui Independen (Non Partisan) ada 2 (dua) pasangan yakni; Irbrahim-Ilyas, dan Nursalam-Nurmadani.

“Yang resmi daftar sebagai Balon Wali Kota Baubau, ada 6 pasang, tinggal kita menungguh verifikasi vaktualnya, kemudian ditetapkan melalui sidang pleno KPUD Baubau”, katanya.

Ketika ditanyai jumlah Wajib Pilih Sementara (WPS) di Kota Baubau, Ia mengatakan, data WPS Kota Baubau berjumlah 105.000 orang.

Sejauh ini Sabara menguraikan, jumlah WPS itu bisa jadi bertambah ataupun berkurang, karena data itu belum difinalisasi. Hal ini disampaikan, guna pemahaman semua pihak.

“Jumlah Waji Pilih sementara di Kota Baubau, sebanyak 10.5000 orang. Namun hal ini bisa jadi bertambah jumlahnya, demikian pula sebaliknya”, tukasnya.

Menyinggung jumlah TPS di Kota Baubau, Ia menyebutkan TPS di seluruh Kota Baubau, berjumlah  254 TPS, demikian pula anggota PPK di 8 Kecamatan, totalnya berjumlah 40 orang. Bukankah setiap satu PPK itu ada 5 (Lima) orang anggotanya?. Artinya dapat dihitung tiap PPK 5 orang, nah kalau 8 PPK itu jumlahnya puluhan.

“Jumlah TPS di Baubau sebanyak  254 TPS, PPK berjumlah 8, dan tersebar di 8 Kecamatan  se- Kota baubau”, sebut Edi Sabara.

KPUD baubau juga menghimbau, bagi masyarakat Kota Baubau agar dapaty mengecek nama-namanya, apakah sudah terdaftar  sebagai calon pemilih atau belum. Namun kalau belum terdaftar hendaknya dapat mendatangi kantor Kelurahan dimana Kelurahan tempat tinggalnya.

Selain itu, mengingatkan bilamana ada warga yang belum terdaftar hendaknya dapat segera melaporkan diri pada petugas terutama di Kelurahannya masing-masing.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar dapat mengecek namanya, bilamana tak terdaftar hendaknya dapat melaporkan pada petugas di Keluran masing-masing”, ujarnya lagi.

Alumnus Unhalu, Fakultas Pertanian ini, juga mengingatkan kepada masyarakat yang kebetulan pindah dari daerah lain, ataupun masuk pindah ke Kota Baubau, untuk dapat mengecek namanya di kantor Kelurahannya.

Hal ini dimaksudkan agar semua warga Kota Baubau dapat berperan serta dalam Pilkada Kota Baubau itu. Artinya, menentukan siapa yang akan dipilih dari pasangan Calon Wali Kota Baubau periode 2018-2023 mendatang.

Edi Sabara menambahkan, Pilkada Kota Baubau itu, bukan saja Wali Kota yang dipilihnya, melainkan sekaligus memilih bersamaan dengan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra). Karena itu hendaknya para wajib pilih untuk tidak lupa mencoblos dua kali, yakni Coblos Wali Kota Baubau, dan juga Coblos Gubernur Sultra.

Mengenai ketatapan secara nasional pencoblosan  Wali Kota dan Gubernur Sultra itu, dilakukan bersamaan pada hari Rabu Tanggal 27 Juni 2018. Jangan lupa pencoblosan itu, akan diawali dari Pukul 08.00 hingga 13.00 WITA siang hari.

“Sesuai hasil penetapan rapat pleno KPUD pencoblosan itu bersamaan, Coblos Wali Kota Baubau dan juga Coblos Gubernur Sultra. Kami telah tetapkan waktunya akan dilaksanakan pada Rabu 27 juni 2018 medatang”, ungkapnya. (Gin).

%d blogger menyukai ini: