16 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Bandingkan Jokowi dengan Nabi di Facebook, Seorang Pegawai Hotel Ditangkap

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Oleh : David Oliver Purba


© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Ilustrasi ujaran kebencian

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com – Seorang pegawai hotel berinisial JA (22) warga Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, diamankan polisi karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi melalui akun Facebook miliknya.

JA yang kini berstatus tersangka ditahan di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan laporan polisi LP/B-328/VI/2019/BABEL/SPKT.

“Pelaku ditangkap terkait ujaran kebencian dan menyebarkan hasutan dan konten hoaks di media sosial,” kata Direktur Reskrimsus Kombes Indra Krismayadi kepada awak media di Mapolda Babel, Rabu (3/7/2019).

Indra menuturkan, tim Cyber Ditreskrimsus Polda Babel menerima laporan adanya postingan yang dinilai melecehkan Jokowi oleh akun Facebook bernama Juranda Konyoll pada 11 Juni 2019.

Dalam akun tersebut, menyoal rencana Jokowi mengundang maskapai asing untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

“Dalam kalimat itu, tersangka juga menambahkan, ‘mantap, lanjutkan wkwkk gobl*k,” ujar Indra.

Tidak berhenti sampai di situ, tersangka juga menulis bahwa Presiden lebih tinggi derajatnya dari pada nabi.

“Hina presiden langsung ditangkap, hina nabi cukup minta maaf,” ujar Indra menirukan postingan di Facebook.

Bahkan tersangka juga menambahkan kalimat dalam bahasa daerah yang bermakna kasar.

Atas tindakannya itu, tersangka dijerat Pasal 45 dan Pasal 28 Undang-undang Nomor 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 207 dan 208 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara serta denda Rp 1 miliar.

“Kami imbau masyarakat agar bijak bermedia sosial. Jangan menyebarkan ujaran kebencian atau fitnah. Kalimat ujaran tanpa bukti bisa berbahaya,” ucapnya.

%d blogger menyukai ini: