21 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Menyimak Pilkada Baubau, Tampil-Manis Didukung Banyak Pihak “Yakini Menang”

Pilkada Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang akan digelar pada Juni 2018 mendatang, membuat banyak pihak berspekulasi secara politik, bahkan ada yang mayakini pasangan Tampil Manis yang didukung kursi mayoritas di DPRD Kota Baubau akan menangkan pertaruhan di Pilkada tersebut.

Bagaimana hasil luputan media ini. 

Laporan: Nur Afni Talo-Talo.  (Kota Baubau).

Kolaborasi pasangan As Tamrin – Monianse, yang didukung partai koalisi PAN, Nasdem, PDI-Perjuangan dan Golkar diatas kertas miliki menang. Hal ini disebutkan, karena Partai koalisi telah mengantongi mayoritas kursi di parlemen DPRD Kota Baubau. Karena itu, kolaborasi kedua pasangan ini, banyak pihak menyebutkan sangatlah “dasyat” diakar rumput.

Tokoh politik dan Sesepuh masyarakat Kota Baubau H Zaeru menjelaskan Minggu (29/10) lalu, selain dibenarkan pasangan ini, akan banyak pendukungnya diakar rumput, juga sulit dibendung keinginan masyarakat terhadap kedua figur ini.

“Pasangan Bakal Calon (Balon) Wali Kota Baubau AS Tamrin-Monianse, memiliki basis masa diakar rumput. Keduanya merupakan tokoh masyarakat antara etnis Wolio, dan Wakatobi. Sulit ditandingi kekuatannya diakar rumput”, jelasnya.

Ia juga menjelaskan, Tampil-Manis, merupakan kolaborasi yang maha dasyat. Harapannya etnis Cia-Cia, Morenene, Bali dan bahkan etnis lainnya juga mendukung pasangan ini. Alkisah, tambah H Zaeru, seiring berkembangnya waktu dan banyaknya informasi di dalam kota baubau, tentu saja ada saja ganjalannya. Hal ini biasa didalam mobilisasi politik antar para spekulan politik.

“Kehadiran pasangan Tampil-Manis, kita akui akan banyak batu sandungnya, namun hal ini kita pahami, karena setiap tim sukses berupaya mengangkat derajat balonnya. Harapan saya kepada tim sukses Tampil-Manis, untuk juga sigap menghadapi hal-hal yang mendiskreditkan Tampil-Manis”, tegas H Zaeru.

Zaeru menambahkan, figur Monianse merupakan tokoh pemuda dan juga tokoh adat di Strata Kesultanan Buton. Ia juga bukan orang baru di pemerintahan, pengalamannya terbukti, ketika menjadi Dirut PDAM Buton, Wakatobi, dan juga di Legislatif.

Ketokohannya pada politik, selain tegas dan santun dalam memimpin, Juga sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Baubau hingga saat ini. Slogan “Wong Cilik” tambah H Zaeru, merupakan titik unggulnya kemenangan PDI-P Baubau ketika masa Pilpres Presiden Joko Widodo lalu.

“Kepiawaian Monianse dalam berbagai bidang telah teruji. Karena itu sepatutnya mendampingi AS Tamrim, dalam mengarungi bahtera wakil nakhoda di pemerintahan Kota Baubau di periode 2018-2023 mendatang”, ungkapnya.

Wakil Sekertaris Pdi-Perjuangan Provinsi Sultra, Veri Dhany Maleppe, menjelaskan, pemberian rekomendasi DPP PDI-Perjuangan sudah melalui banyak pertimbangan, termasuk rekam jejak kedua figur Tampil-Manis, sudah melewati tahapan verifikasi. Demikian dikatakanya pada media ini via ponselnya, Rabu (1/11/2017) lalu.

Menurutnya, kedua pasangan AS Tamrin – La Ode Ahmad Monianse setelah disyahkan melelaui rekomendasi DPP PAN, maka dikeluarkan sejumlah rekomendasi dan juga tim pemenangan dari DPP PDI-Perjuangan.

“Pasangan Tamrin-Monianse, setelah syah demi hukum, dan ditanda tangani oleh masing-masing ketua DPP, pasangan ini sudah dikawal, guna mengarungi pertarungan dengan semua lawan politiknya di Kota Baubau”, paparnya.

Veri menambahkan, DPP PDI-Perjuangan dalam waktu dekat ini akan menurunkan tim pemenangan Tampil-Manis. Hal ini ditegaskannya, karena ada dugaan beberapa pihak pergerakkan tim partai PDI-Perjuangan, kurang mumpuni, tambahnya.

Menariknya kekuatan Tampil-Manis ini juga banyak mendapat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat diluar kota Bau-bau, seperti etnis Cia-Cia di Sampolawa, La Pena, menyebutkan, kedua pasangan itu, sepatutnya didukung oleh masyarakat Cia-Cia. Hal ini disebutkannya, karena diera kepimpinan AS Tamrin, berdampak terhadap pertumbuhan masyarakatnya.

Demikian pula, Monianse, hasil jerih payahnya sehingga banyak wilayah perkampungan cia-cia, mendapatkan air minum yang tidak perlu lagi jauh-jauh kegua atau menggali. Keduanya hebat…, merupakan figur dan tokoh yang gampang diajak bicara, ungkapnya sembari mengakhiri  komentarnya. (*****).

%d blogger menyukai ini: