30 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Kelompok Teroris Ini Punya Bisnis, Petingginya Digaji hingga Rp 15 Juta

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo (kanan) di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).(KOMPAS.com/DEVINA HALIM )

JAKARTA, KOMPAS.com – Kelompok Jemaah Islamiyah (JI) yang dipimpin oleh PW alias Abang sedang mengembangkan kekuatan organisasinya, termasuk dari segi ekonomi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kelompok tersebut memiliki perkebunan sawit sebagai sumber dana.

“Ini sedang dikembangkan, tahapan pembangunan kekuatan ini tentunya harus didukung oleh kemampuan ekonomi, mereka sedang mengembangkan basic ekonomi mereka itu dengan beberapa usaha yang mereka bangun yaitu usaha kebun,” kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Selain untuk membiayai kebutuhan operasional organisasi, dana tersebut dialokasikan sebagai gaji kepada petingginya.

“Masih didalami bahwa pejabat-pejabat di dalam struktur organisasi JI. Ini juga digaji, gaji besarannya Rp 10 juta-Rp 15 juta (per bulan),” kata Dedi.

Kelompok tersebut juga diketahui membiayai para rekrutannya untuk mengikuti latihan militer di negara seperti Suriah.

Dedi mengatakan bahwa mereka telah mengirim rekrutannya ke Suriah dalam enam gelombang. Namun, polisi masih mendalami jumlah orang yang dikirim.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap PW dan empat petinggi kelompok JI lainnya.

PW yang merupakan amir atau pimpinan organisasi tersebut ditangkap di sebuah hotel di Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (29/6/2019). Polisi juga menangkap istri PW yang berinisial MY dan seorang terduga teroris lainnya BS, di lokasi dan waktu yang sama.

MY diduga aktif dalam organisasi tersebut. Sementara itu, BS merupakan penghubung antara PW dan para rekrutan kelompok JI.

Pada Minggu (30/6/2019), polisi menangkap A di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Ia merupakan salah satu orang kepercayaan PW yang menggerakkan organisasi JI di Indonesia.

Terakhir, Densus 88 meringkus BT yang merupakan orang kepercayaan PW sekaligus penggerak jaringan JI di Jawa Timur. BT ditangkap di Ponorogo, Jawa Timur.

Kelompok ini diketahui berafiliasi dengan Al Qaeda. Meski belum memiliki rencana serangan, menurut Dedi, kelompok tersebut sedang mengembangkan kekuatan.

Tujuannya, membangun khilafah. Densus 88, kata Dedi, masih mendalami lebih jauh kasus ini.

Penulis; Devina Halim

Editor ; Icha Rastika

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Kelompok Teroris Ini Punya Bisnis, Petingginya Digaji hingga Rp 15 Juta”, https://nasional.kompas.com/read/2019/07/01/16041921/kelompok-teroris-ini-punya-bisnis-petingginya-digaji-hingga-rp-15-juta#utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=kelompokterorispunyabisnis&webPushId=MTEyMTU=.
Penulis : Devina Halim
Editor : Icha Rastika

%d blogger menyukai ini: